Raih Penghargaan NASA, Sang Ayah Kisahkan Potensi Ibrahim sejak Kelas 4 SD

  • 20 Jul 2026 11:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali – Sukses menggegerkan jagat maya setelah berhasil menemukan celah keamanan (bug) pada situs resmi NASA, nama Ibrahim Al Abrar kini menjadi perbincangan hangat di tingkat nasional.

Pencapaian luar biasa dari siswa kelas 6 SD Negeri 3 Genengsari, Boyolali ini mendatangkan rasa haru dan bahagia yang mendalam bagi kedua orang tuanya. Tinggal di kawasan pedesaan yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota, pihak keluarga sama sekali tidak pernah membayangkan bahwa keahlian Ibrahim di bidang cyber security akan mendapat pengakuan internasional langsung dari badan antariksa Amerika Serikat.

Ungkapan Bahagia dan Tidak Menyangka dari Sang Ayah

Aminudin Salas (36). Ayah kandung Ibrahim yang juga berprofesi sebagai guru Teknik Komputer Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 1 Kemusu, mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui sertifikat dari NASA tersebut kini membuat sang putra viral di berbagai media nasional.

"Kalau jujur enggak menyangka sebenarnya, Mas. Apalagi kan kalau dilihat sendiri saya itu kan tinggalnya di desa, jauh dari kota, terus ini bisa sampai viral nasional malahan kayaknya. Ini ya agak kaget tapi juga bahagia. Harapan saya nggih ini jadi semangat lagi untuk Ibrahim ke depannya," kata Aminudin Salas.

Aminuddin menceritakan bahwa ketertarikan Ibrahim pada dunia Teknologi Informasi (IT) sebenarnya bukan hal yang baru terjadi. Bakat dan kecintaan bocah berusia 12 tahun tersebut terhadap komputer sudah mulai terlihat kuat sejak dirinya masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar.

"Kalau potensi sebenarnya dari kelas 4 itu dia sudah kelihatan kalau suka IT, suka komputer. Anak itu kan memang kayaknya enggak jauh-jauh dari orang tua. Karena saya sendiri juga basic-nya IT mungkin jadi melihat saya setiap hari sering bergelut dengan komputer akhirnya terinspirasi juga," katanya menambahkan.

Melihat potensi besar tersebut, Aminudin dan istrinya terus memberikan dukungan secara bertahap. Mulai dari memfasilitasi smartphone untuk belajar coding, hingga akhirnya membelikan laptop ber-spesifikasi khusus agar Ibrahim dapat membangun laboratorium virtual (virtual lab) sendiri di rumah demi menunjang aktivitas belajar cyber security secara aman dan bertanggung jawab.

Kini, kerja keras dan dukungan terukur dari orang tua tersebut telah berhasil membawa bocah asal Boyolali ini melangkah ke panggung dunia. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....