Dishub Solo Luncurkan Lentera Pangan untuk Atur Distribusi Sembako
- 17 Jul 2026 20:06 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta meluncurkan proyek perubahan bertajuk Lentera Pangan atau Layanan Transportasi Efektif dan Ramah Distribusi Pangan. Program tersebut dirancang untuk menata distribusi angkutan barang, khususnya bahan kebutuhan pokok, agar lebih tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di Kota Solo.
Peluncuran program tersebut dilakukan sebagai bagian dari inovasi tata kelola transportasi logistik perkotaan. Melalui Lentera Pangan, Dishub mengatur kendaraan angkutan barang yang melakukan aktivitas bongkar muat di wilayah Kota Surakarta, terutama kendaraan bermuatan di atas 5,5 ton yang mengangkut sembako.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, mengatakan selama ini kendaraan angkutan barang di atas 5,5 ton sebenarnya tidak diperbolehkan melintas di dalam kota. Namun, terdapat pengecualian bagi kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok dengan mekanisme perizinan khusus.
"Proyek perubahan saya berjudul Lentera Pangan, yaitu Layanan Transportasi Efektif dan Ramah Distribusi Pangan. Program ini mendesain ulang tata kelola distribusi angkutan barang yang masuk ke Kota Solo untuk bongkar muat, khususnya distribusi sembako," ujar Taufiq, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurut Taufiq, terdapat empat pilar utama dalam program tersebut. Keempatnya meliputi pengaturan rute distribusi, pengaturan jam operasional kendaraan, peningkatan kualitas serta kuantitas kelengkapan jalan, dan penguatan sistem pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang.
Ia mencontohkan kendaraan tronton yang mengangkut beras menuju Pasar Legi tetap diperbolehkan memasuki Kota Solo. Namun kendaraan tersebut wajib mengikuti rute dan jam operasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Kalau ada truk tronton membawa beras ke Pasar Legi tetap boleh masuk, tetapi harus mengikuti rute yang kami tetapkan, jam operasional yang kami atur, dan pemerintah juga menyiapkan kelengkapan jalan pada jalur distribusi tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, mengatakan Lentera Pangan menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Surakarta mendukung ketahanan pangan melalui distribusi logistik yang lebih lancar.
"Program ini mengatur kendaraan pembawa barang agar tidak menimbulkan kemacetan sehingga distribusi berjalan lancar dan diharapkan berdampak pada kemudahan distribusi serta menjaga kestabilan harga bahan pangan," kata Budi.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Surakarta berharap distribusi kebutuhan pokok menuju pasar-pasar tradisional maupun pusat perdagangan dapat berlangsung lebih efektif sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di dalam kota. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....