SD Muhammadiyah 1 Solo Jadi Sekolah Model Pembelajaran Mendalam dan AI
- 09 Jul 2026 19:33 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Surakarta - SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai salah satu sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Coding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Capaian ini menempatkan sekolah dasar swasta di bawah binaan Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta sebagai salah satu lembaga pendidikan percontohan di tingkat nasional maupun daerah.
Apresiasi tinggi datang langsung dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta. Kepala Seksi Manajemen dan Peningkatan Mutu Disdik Kota Surakarta, Dimas Teguh Saputra, menyampaikan rasa bangga dan selamat atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh sekolah yang terletak di Jalan Kartini No 1 Ketelan tersebut.
“Ini luar biasa. Ada ratusan sekolah yang tersebar di Indonesia, tetapi salah satu yang terpilih adalah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo,” ujar Dimas usai memberikan materi kebijakan sekolah model PM dan KKA di Red Chilies Hotel lantai V, Kamis 09 Juli 2026.
Menurut Dimas, dengan status baru ini, sekolah yang berdiri sejak 1935 ini mengemban tugas penting sebagai pionir sekaligus pusat studi (center of excellence) bagi sekolah-sekolah lain.
Lembaga pendidikan di bawah kepala sekolah Sri Sayekti akan menjadi rujukan utama bagi ratusan sekolah di Solo yang ingin mempelajari serta menerapkan kurikulum berbasis kecerdasan buatan dan metode pembelajaran mendalam.
“Ketika sekolah-sekolah lain di Kota Surakarta ingin belajar mengenai penerapan deep learning, coding, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), mereka bisa datang langsung ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan,” imbuhnya.
Disdik Surakarta menyadari bahwa tanggung jawab dan tantangan yang dihadapi pihak sekolah ke depan tidaklah mudah.
Transformasi digital dalam dunia pendidikan dasar menuntut kesiapan sarana, prasarana, hingga kompetensi sumber daya manusia yang matang.
Dimas menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal dan memberikan dukungan penuh. Ia juga memotivasi seluruh elemen sekolah untuk tetap optimis.
“Kami dari Dinas Pendidikan memberikan support penuh kepada keluarga besar guru, tenaga pendidik, staf, karyawan, hingga kepala sekolah. Kami berharap semuanya tetap semangat dan optimis dalam melaksanakan tugas mulia ini. Kami yakin sekolah ini bisa menjadi model yang baik di Surakarta,” tegasnya. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....