Cabdin VII Biarkan 155 Kursi SMA/SMK Negeri di Solo-Sukoharjo Kosong
- 09 Jul 2026 20:23 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah memastikan sebanyak 155 kursi pada jenjang SMA dan SMK Negeri di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo akan dibiarkan kosong tanpa adanya rekrutmen.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah, Agung Wijayanto, mengungkapkan bahwa ratusan bangku kosong tersebut tersebar di berbagai sekolah negeri karena calon siswa jalur cadangan memilih tidak melakukan daftar ulang.
Secara rinci, kekosongan di Kota Solo mencapai 61 kursi yang terdiri atas 34 kursi SMA dan 27 kursi SMK, sedangkan di Kabupaten Sukoharjo jumlahnya lebih tinggi yakni mencapai 94 kursi dengan rincian 51 kursi SMA dan 43 kursi SMK.
"Dari daftar ulang cadangan, akhirnya sekarang tersisa untuk yang di Surakarta yang tidak daftar ulang ada 34 siswa SMA, dan yang SMK ada 27 siswa," ujar Agung Wijayanto saat memberikan rincian data di kantornya, Kamis, 9 Juli 2026.
Pihak Cabang Dinas Pendidikan menegaskan tidak akan mengambil langkah khusus atau rekrutmen susulan untuk memenuhi kuota tersebut, melainkan membiarkannya kosong secara alamiah hingga tahun ajaran baru resmi berjalan.
"Dibiarkan saja, sealamiahnya nanti. Karena kan yang lain juga sudah berproses, akhirnya anak-anak kita ini sudah banyak yang mendaftar dan diterima di sekolah swasta," kata Agung.
Bardasarkan catatan resmi, keengganan siswa cadangan mendaftar ulang dipicu karena mereka sudah diterima di sekolah swasta, madrasah di bawah naungan Kementerian Agama, ataupun memilih bersekolah di luar daerah seperti Yogyakarta karena perbedaan linimasa penerimaan. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....