Komisi IV DPRD Solo Minta Evaluasi Total SPMB SD Negeri yang Sepi Peminat

  • 07 Jul 2026 20:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Sugeng Riyanto, meminta Pemerintah Kota Surakarta melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) negeri yang tahun ini diwarnai banyaknya sekolah kekurangan pendaftar.

Hal tersebut disampaikan Sugeng saat ditemui di Kantor DPRD Kota Surakarta sebelum rapat paripurna, Senin 6 Juli 2026. Menurutnya, evaluasi tidak cukup dilakukan pada satu aspek saja, melainkan harus mengidentifikasi persoalan secara komprehensif agar solusi yang diambil benar-benar tepat sasaran.

"Wali Kota harus membuat evaluasi yang mendasar. Tidak hanya pada satu bagian yang parsial, tetapi harus dievaluasi secara komprehensif menyeluruh. Problemnya ada di mana, apakah pada sumber daya manusia kepala sekolah, atau justru kepercayaan publik terhadap sekolah negeri. Dari situ baru bisa diambil langkah-langkah strategis untuk membenahi situasi," ujar Sugeng.

Ia mengatakan Komisi IV DPRD sejak awal telah mendorong Dinas Pendidikan melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai faktor yang memengaruhi rendahnya minat masyarakat menyekolahkan anak di SD negeri.

Menurut Sugeng, kepemimpinan kepala sekolah memang menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Namun, kondisi fasilitas sekolah, lingkungan pendidikan, hingga daya tarik masing-masing sekolah juga harus menjadi bagian dari evaluasi.

"Ada salah satu faktor pada sisi leadership kepala sekolah. Tapi tidak menutup kemungkinan ada faktor lain, seperti fasilitas sekolah maupun lingkungan yang membuat sekolah itu tidak memiliki nilai jual sehingga orang tua kurang tertarik menyekolahkan anaknya di sana," katanya.

Sugeng menilai kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Surakarta untuk melakukan pembenahan menyeluruh agar persoalan serupa tidak kembali terjadi pada tahun ajaran berikutnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Surakarta mencatat jumlah pendaftar SPMB SD negeri tahun ajaran 2026/2027 hanya mencapai 3.927 siswa dari total daya tampung 5.019 kursi. Kondisi itu membuat sejumlah sekolah diperkirakan tidak mampu memenuhi kuota penerimaan peserta didik baru. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....