Astrid Widayani Berikan Nama Bayi Temuan Kereta Sancaka, Begini Artinya

  • 06 Jul 2026 22:21 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani menjenguk bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di Kereta Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya di RS Bhayangkara Tk. IV pada Senin, 6 Juli 2026.

Kunjungan Astrid Widayani ini sebagai bentuk rasa prihatin terhadap tindakan tercela yang dilakukan orang tua kepada anaknya. Diketahui sebelumnya bayi tersebut ditemukan di toilet gerbong eksekutif 3 KA Sancaka pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Bayi pertama kali ditemukan oleh petugas KAI saat masih dalam perjalanan, kemudian dievakuasi setibanya di Stasiun Solo Balapan untuk mendapatkan penanganan medis ke RS Bhayangkara. Selain menjenguk, Astrid Widayani juga sempat memberikan nama kepada bayi tersebut, yakni Bayu Nawasena Bhayangkara.

"Belum ada nama dan dari pihak Kepolisian juga menanyakan kepada saya. Saya sampaikan saya kasih nama Bayu, Bayu itu kan angin ya, unsur alam yang bisa beradaptasi, kuat dan menggerakan, harapanya bisa menuju kebaikan. Kemudian di tambah Nawasena untuk masa depan yang cerah dan Bhayangkara, karena dirawat oleh teman-teman Kepolisian," kata Astrid Widayani.

Dalam kunjungannya, Astrid Widayani juga ditemani Karumkit Bhayangkara Tk. IV Solo, Arif Tria Novianto, Kasat Res PPA dan PPO Polresta Solo, Ratna, serta Kapolsek Banjarsari Harno.

Wakil Wali Kota Solo ini berharap kasus penemuan bayi di Kereta Sancaka bisa cepat terselesaikan dengan baik dan pihak Kepolisian bisa segera menemukan orang tua yang tega membuang ataupun menelantarkan anaknya.

Ditambahkan Astrid Widayani, jika nantinya tidak juga bisa menemukan orang tua dari sang bayi, menurutnya Pemerintah Kota Solo akan siap memberikan perhatian dan perawatan kepada bayi tersebut.

"Kami dari Pemerintah Kota juga siap merawat dari Dinas Sosial dan bahkan saya juga secara pribadi pun akan memberikan perhatian khusus terhadap anak ini," katanya menambahkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Solo, AKP Lingga Ramadhani mengatakan proses penyelidikan masih terus berlangsung. Selain melakukan penyelidikan, Polresta juga memberikan pendampingan kepada bayi tersebut melalui Satres PPA dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota serta pihak rumah sakit. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....