Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Bayi di Selokan Kerten, Dievakuasi ke RS Moewardi
- 06 Jul 2026 22:36 WIB
- Surakarta
Poin Utama
- Jenazah bayi ditemukan dalam bungkusan plastik hitam di selokan Jalan Pisang 2, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan pada Sabtu 4 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.
- Penemuan bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat sejak sehari sebelumnya, diikuti inisiatif dua warga bernama Kasman dan Margiyanto untuk mencari sumbernya.
- Jenazah telah dievakuasi ke RS Dr. Moewardi Surakarta untuk visum, dan Satreskrim Polresta Surakarta masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi dan mencari pihak yang bertanggung jawab.
RRI.CO.ID, Surakarta – Polresta Surakarta menyelidiki kasus penemuan jenazah bayi yang ditemukan di dalam bungkusan plastik hitam di sebuah selokan di Jalan Pisang 2, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan. Jenazah bayi tersebut telah dievakuasi ke RS Dr. Moewardi Surakarta untuk keperluan visum.
Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan penemuan jenazah bayi berawal dari laporan warga yang mencium bau menyengat di sekitar lokasi sejak sehari sebelumnya. Sabtu, 4 Juli 2026, dua warga kemudian berinisiatif mencari sumber bau tersebut hingga menemukan bungkusan plastik berwarna hitam di dalam selokan.
Menurut Lingga, saat bungkusan plastik ditarik keluar, warga mendapati kepala seorang bayi yang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kerten sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Laweyan.
"Pada Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB, saksi Kasman yang baru pulang bekerja diberi tahu oleh Margiyanto untuk bersama-sama mencari sumber bau tersebut. Setelah dilakukan pencarian, bau menyengat diketahui berasal dari sebuah selokan yang terdapat bungkusan plastik berwarna hitam. Saat bungkusan itu ditarik keluar, tampak kepala seorang bayi yang sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Laweyan bersama Polresta Surakarta langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan area penemuan, serta mengevakuasi jenazah bayi ke RS Dr. Moewardi Surakarta.
Lingga mengatakan, Satreskrim Polresta Surakarta saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi sekaligus mencari pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
"Saat ini, Satreskrim Polresta Surakarta masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas bayi serta mencari pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut," katanya.
Polresta Surakarta juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada kepolisian untuk membantu proses penyelidikan. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....