Ayah Diminta Hadir Penuh Cegah Fenomena Fatherless Country

  • 04 Jul 2026 20:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengingatkan pentingnya kehadiran seorang ayah dalam kehidupan anak untuk mencegah munculnya fenomena fatherless country. Pesan tersebut disampaikan saat membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pada apel peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat 3 Juli 2026.

Menurut Bupati, peran ayah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga. Kehadiran secara fisik dan emosional dinilai sangat menentukan perkembangan karakter dan kondisi psikologis anak.

“Ayah, peran Anda di dalam rumah tangga bukan sekadar sebagai mesin pencari nafkah atau materi,” katanya.

Ia menjelaskan, fenomena fatherless country terjadi ketika sosok ayah hadir secara fisik di rumah, tetapi tidak terlibat secara emosional dan spiritual dalam pengasuhan anak. Kondisi tersebut berpotensi membuat anak tumbuh dengan kerentanan emosi, kurang percaya diri, dan lebih mudah terpengaruh hal-hal negatif di luar lingkungan keluarga.

Karena itu, Bupati mengajak para ayah untuk membangun kedekatan dengan anak melalui komunikasi dan pendampingan yang intens.

“Peluk anak-anak, ajak mereka berdialog, dengarkan keluh kesah mereka, dan jadilah sahabat terbaik bagi mereka,” ujarnya.

Selain membahas peran ayah, amanat tersebut juga menyoroti peluang bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia. Menurut Bupati, keluarga memegang peran penting dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat dan berdaya saing.

Ia menekankan tiga kunci pembangunan keluarga, yakni memastikan anak sehat dan cerdas melalui pemenuhan gizi seimbang serta pencegahan stunting, memperkuat pendidikan karakter sejak di lingkungan keluarga, dan membangun ketahanan mental serta spiritual anak.

“Tugas keluarga adalah menjadi pelabuhan emosional yang stabil,” ucapnya.

Bupati berharap melalui keluarga yang kuat dan harmonis, berbagai persoalan sosial di kalangan generasi muda, seperti perundungan, tawuran, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba dapat dicegah sejak dari rumah.

Peringatan Harganas ke-33 di Wonogiri ditutup dengan kegiatan Roadshow KIE dan bakti sosial menggunakan sepeda motor dari Pendopo Kabupaten Wonogiri menuju Puskesmas Jatisrono dan berakhir di Goa Resi, Bulukerto. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....