SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Tiga Ruangan Ludes Dilahap Api

  • 01 Jul 2026 19:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik pada ruang server tersebut menghanguskan ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, dan ruang arsip.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kebakaran menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah aset penting sekolah seperti komputer, laptop, printer, dan dokumen administrasi. Hingga saat ini, nilai total kerugian material akibat bencana tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Penjaga sekolah, Mulyoko menjadi saksi mata pertama yang mengetahui kobaran api saat tiba di lokasi. Ia terkejut melihat asap tebal sudah membubung dari salah satu ruangan utama sekolah tersebut.

"Saya datang sekitar jam lima, sudah ada api. Setelah itu saya langsung kembali ke rumah Pak Lurah untuk melapor," ujarnya.

Mulyoko menjelaskan rembetan api terjadi begitu cepat karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam gedung. Ia pun segera meminta bantuan warga sekitar untuk menyelamatkan barang yang tersisa sembari menunggu petugas pemadam kebakaran datang.

"Awalnya belum begitu besar, tapi sudah kelihatan apinya. Tidak lama kemudian langsung membesar," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, langsung meninjau lokasi bersama jajaran pemadam kebakaran dan BPBD. Pihaknya bergerak cepat melakukan evakuasi dan mengonfirmasi bahwa dokumen-dokumen yang paling krusial milik para siswa berhasil diselamatkan.

"Arsip ijazah aman. Buku induk siswa dua tahun terakhir juga sudah berhasil diamankan. Hanya ada beberapa rapor siswa yang nanti akan kami identifikasi lagi kondisinya," katanya.

Pihak dinas telah melaporkan musibah ini ke Kementerian Pendidikan agar tim verifikasi bisa segera datang untuk mengkaji rencana revitalisasi bangunan. Sebagai langkah antisipasi agar aktivitas sekolah tidak terganggu setelah masa libur berakhir, Disdikbud Karanganyar juga telah menyiapkan tempat belajar alternatif.

"Nanti sementara bisa menggunakan aula dan laboratorium untuk kegiatan belajar mengajar sampai proses penanganan selesai," ujar Hendro.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....