Program Sapu Mlampah Gajahan Bidik Pengurangan Sampah ke TPA hingga 50 Persen
- 01 Jul 2026 12:19 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kelompok Pengolah Sampah Kawruh Uwuh Kelurahan Gajahan menargetkan mampu mengolah sedikitnya 80 persen sampah organik dan mengurangi sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 50 persen pada 2030. Target tersebut menjadi bagian dari pengembangan program Sapu Mlampah atau Satu Pintu Manajemen Pengelolaan Sampah Wilayah. Hal itu disampaikan Senin 29 Juni 2026.
Ketua Komunitas Ngreksa Uwuh, Hari Wiradi, mengatakan sistem tersebut mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan sampah mulai dari pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan dalam satu manajemen di tingkat kelurahan.
Ketua Komunitas Ngreksa Uwuh, Hari Wiradi mengatakan seluruh sampah organik yang telah dipilah masyarakat diolah menjadi kompos, budidaya maggot, dan pakan ternak di Papan Kawruh Uwuh.
"Roadmap kami sampai tahun 2030 adalah pemilahan sampah mencapai 100 persen, pengolahan sampah organik minimal 80 persen, dan pengurangan sampah yang dikirim ke TPA sedikitnya 50 persen," kata Hari.
Ia menambahkan, pihaknya bersama LPMK juga tengah menyiapkan pengembangan fasilitas agar kapasitas pengolahan sampah organik semakin meningkat. Dukungan lahan tambahan menjadi salah satu kebutuhan utama untuk merealisasikan target tersebut.
Sebelumnya, Kamis 26 Juni 2026, Komisi III DPRD Kota Surakarta meninjau langsung lokasi pengolahan sampah di Gajahan sebagai tindak lanjut diskusi mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Taufiqurrahman mengatakan pihaknya melihat pengelolaan sampah di Gajahan telah menunjukkan hasil positif, termasuk berkurangnya bau sampah karena masyarakat telah melakukan pemilahan sejak dari rumah.
"Kami dari Komisi III ingin melihat percontohan ini. Mudah-mudahan Gajahan menjadi pilot project. Insyaallah akan kita usulkan menjadi pilot project," ujar Taufiqurrahman.
Ia berharap kolaborasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan DPRD dapat mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah terpadu yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Kota Surakarta. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....