Bus Rombongan Pendaki Jakarta Alami Laka Tunggal di Ngargoyoso Karanganyar
- 22 Jun 2026 21:53 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Kecelakaan tunggal menimpa sebuah bus pariwisata sewaan Sumber Berlian Jaya yang mengangkut puluhan rombongan pendaki asal Jakarta di Jalan Kemuning–Karangpandan, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Senin 22 Juni 2026 dini hari.
Armada yang mengangkut puluhan pendako tersebut hilang kendali hingga menabrak Warung Makan Mbak Ning serta tiang listrik setelah diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong saat melintasi jalur menurun.
“Saya posisi tidur di depan. Tiba-tiba sopir dan kenek teriak kalau rem blong. Karena saya di bagian depan, saya langsung mengarahkan teman-teman yang di depan supaya bergeser ke tengah agar lebih aman. Tidak lama kemudian bus menabrak warung dan tiang listrik,” kara tour leader rombongan pendaki Jakarta, Raka Aditya Samanta, Senin 22 Juni 2026.
Raka Aditya Samanta memaparkan bahwa bus bernomor polisi B-7558-YN tersebut membawa total 65 orang yang terdiri atas peserta open trip lintas usia serta kru armada yang hendak bertolak pulang menuju Jakarta pasca-melakukan pendakian di Gunung Lawu via Pos Candi Cetho.
Indikasi malfungsi pengereman mulai dirasakan ketika bus melintasi kawasan kebun teh Kemuning sekitar pukul 01.40 WIB, di mana kendaraan mendadak berjalan oleng di jalur menurun hingga memicu kepanikan seluruh penumpang yang terbangun dari tidur.
“Semua penumpang teriak. Bus sempat oleng lalu langsung menabrak warung dan tiang listrik. Kalau mulai terasa remnya bermasalah itu di dekat kebun teh. Saya kurang tahu persis karena posisi sedang tidur. Tahu-tahu sopir dan kenek sudah teriak,” katanya.
Imbas hantaman tersebut memicu kerusakan pada bagian depan armada, sebagian struktur rumah makan, serta memutus jaringan kelistrikan umum akibat tiang beton yang roboh. Data medis mencatat dari total 22 korban luka, sebanyak tujuh orang di antaranya menderita cedera serius dan dilarikan ke ruang perawatan intensif RSUD Karanganyar, termasuk satu korban yang harus menjalani tindakan operasi bedah.
“Total korban luka ada 22 orang. Yang cukup parah sekitar tujuh orang. Ada satu yang harus operasi karena mengalami luka sobek di bibir dan cedera di bagian kepala. Saya luka di kaki dan tangan robek. Tapi masih bisa membantu teman-teman yang lain,” ujar Raka.
Satlantas Polres Karanganyar bergerak cepat menerjunkan personel guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi badan bus besar yang sempat melintang menutupi jalur wisata tersebut pada Senin siang. Berdasarkan data, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun proses investigasi langsung digulirkan guna memastikan pemenuhan aspek kelayakan jalan armada angkutan wisata tersebut.
"Dari keterangan saksi di TKP, bus melaju dari arah timur atau Kemuning menuju barat atau Karangpandan. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi dengan baik sehingga menabrak bangunan rumah makan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar Ipda Faham Rosyadi.
Ipda Faham menyatakan pihaknya kini tengah memfokuskan penyelidikan pada pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap sistem pengereman bus pariwisata tersebut.
Selain menguji kelayakan komponen kendaraan bersama tim ahli, penyidik kepolisian juga mengagendakan pemeriksaan formal terhadap pengemudi bus, kondektur, serta saksi mata di sekitar lokasi guna mengungkap penyebab pasti di balik peristiwa laka tunggal ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....