Jelang Tahun Ajaran Baru, Permintaan Seragam Sekolah di Solo Naik 30 Persen
- 22 Jun 2026 15:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Menjelang Tahun Ajaran Baru 2026/2027, permintaan seragam sekolah di Kota Solo mulai mengalami peningkatan. Pantauan RRI di salah satu toko perlengkapan sekolah pada Senin 22 Juni 2026, menunjukkan kenaikan penjualan sejak pengumuman penerimaan peserta didik baru tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Pemilik Toko Perlengkapan Sekolah Bharata, Yuli, mengatakan permintaan seragam sekolah meningkat sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan hari biasa. Peningkatan tersebut didorong oleh para orang tua yang mulai mempersiapkan kebutuhan sekolah anak setelah dinyatakan diterima di sekolah tujuan.
Menurutnya, seragam tingkat SMA menjadi yang paling banyak dicari, terutama seragam putih abu-abu dan seragam pramuka. Selain itu, permintaan seragam untuk siswa SD dan SMP juga mengalami peningkatan.
“Untuk memenuhi kebutuhan konsumen kami menambah persediaan seragam, khususnya kemeja putih yang menjadi kebutuhan utama. Stok seragam bahkan ditingkatkan hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa,” kata Yuli.
Ia menjelaskan harga seragam produksi konveksi dengan label Bharata mengalami penyesuaian setiap tahun mengikuti kenaikan harga bahan baku kain dan kondisi pasar. Namun, kenaikan harga pada tahun ini relatif tidak terlalu tinggi.
“Kenaikannya hanya sekitar Rp1.000 sampai Rp2.000 per ukuran karena menyesuaikan harga kain dan harga pasar,” ujarnya.
Saat ini, harga kemeja seragam dibanderol mulai Rp60 ribu per potong. Sementara untuk rok maupun celana seragam dijual mulai Rp90 ribuan, tergantung ukuran dan jenis bahan.
Salah satu pembeli, Vera, warga Danukusuman, Surakarta, mengaku mulai membeli perlengkapan sekolah untuk anaknya yang diterima di SMA Negeri 3 Surakarta. Ia memilih membeli seragam jadi karena dinilai lebih praktis dibandingkan menjahit sendiri.
“Kami lebih memilih beli di toko karena kualitas terjamin. Semua ukuran lengkap dan lebih murah,” kata Vera.
Ia berharap harga perlengkapan sekolah tetap terjangkau sehingga tidak terlalu membebani orang tua menjelang tahun ajaran baru. Selain seragam, kebutuhan lain seperti sepatu, tas, dan alat tulis juga mulai dipersiapkan.
Peningkatan permintaan seragam sekolah diperkirakan masih akan berlangsung hingga mendekati masa masuk sekolah pada Juli mendatang. Kondisi tersebut menjadi momentum bagi pelaku usaha perlengkapan sekolah untuk meningkatkan stok dan pelayanan kepada konsumen. (SF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....