Pramuka SDN Kadipiro Surakarta Belajar Merawat Taman Gantung Ban Bekas
- 12 Jun 2026 15:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Puluhan siswa kelas empat dan lima yang tergabung dalam ekstrakurikuler Pramuka dari SD Negeri Kadipiro mengadakan kegiatan belajar luar ruang yang inspiratif, Jumat, 12 Juni 2026.
Mereka mengunjungi kawasan Taman Gantung di Kampung Keren yang berlokasi di Dukuhan Nayu RW 21, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, untuk mengenal lebih dekat konsep pelestarian lingkungan.
Kunjungan edukatif ini digagas sebagai sarana produktif guna mengisi waktu luang para siswa seusai merampungkan masa ujian sekolah.
Guru SD Negeri Kadipiro, Riki Darmawan, menjelaskan lebih dari 35 siswa diajak mempraktikkan langsung cara merawat taman vertikal yang memanfaatkan barang-barang daur ulang di pinggir jalan raya.
"Anak-anak Pramuka ini diajak ke sini untuk belajar merawat tanaman yang ada, kemudian agar mereka tahu bahwa ban bekas itu juga bisa digunakan untuk menghias lingkungan," ujar Riki.
Melalui kegiatan memelihara ekosistem tersebut, Riki berharap para siswa mampu menumbuhkan karakter positif secara konsisten.
Nilai-nilai kedisiplinan dan rasa peduli terhadap sesama makhluk hidup ditekankan secara langsung saat murid-murid bergotong royong menyiram hingga mencabut rumput liar yang mengganggu tanaman gantung.
Pengalaman langsung bersentuhan dengan alam ini memberikan kesan mendalam bagi para peserta didik, salah satunya diungkapkan oleh siswi kelas lima, Delisa Hazeline Siregar.
Ia menceritakan keseruannya saat bertugas menyiram tanaman, membersihkan rumput liar, hingga ikut mengecat ban bekas agar tampilannya menjadi lebih estetik.
"Ternyata barang-barang bekas itu lebih berguna dari yang dibayangkan, sebelumnya tahunya ban bekas itu cuma tidak terpakai doang," kata Delisa.
Kegiatan kepramukaan berbasis lingkungan ini diharapkan mampu merangsang daya kreativitas generasi muda di Kota Surakarta dalam mengelola limbah rumah tangga.
Dengan pemahaman yang tepat, limbah yang tadinya diabaikan kini bisa diubah menjadi media bercocok tanam vertikal yang mempercantik wajah perkampungan padat penduduk. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....