Puluhan SPPG di Solo Berhenti Beroperasi, Terkendala Pencairan Dana dan Suspend
- 11 Jun 2026 06:40 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebanyak 20 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Surakarta sempat berhenti beroperasi akibat belum cairnya pembayaran dari pemerintah serta adanya kebijakan suspend bagi sejumlah dapur yang belum memenuhi persyaratan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa, 9 Juni 2026, Koordinator SPPG Kota Surakarta, Priyo Widyastoko, mengatakan dari sekitar 20 dapur SPPG yang sempat stop beroperasi, delapan di antaranya sempat terkena suspend karena persoalan IPAL. Namun sebagian besar kini telah kembali beroperasi setelah memenuhi ketentuan yang ditetapkan.
"Kemarin dari 20 dapur SPPG itu termasuk yang kena suspend IPAL, ada sekitar delapan. Jadi ya tinggal dikurangi saja berapa yang setop beroperasi karena IPAL dan pembayaran Pemerintah Pusat," kata Priyo Widyastoko.
Priyo juga menjelaskan terkait keterlambatan pembayaran diduga berkaitan dengan mekanisme pencairan dana dari Pemerintah Pusat yang dilakukan secara bertahap. Meski demikian, mayoritas SPPG kini telah menerima pembayaran sehingga aktivitas pelayanan kembali berjalan.
"Per Senin kemarin rata-rata 90 persen sudah cair, sudah mendapatkan bantuan Pemerintahnya dan yang suspend IPAL pun sudah operasional lagi beberapa. Sedangkan tiga masih pengajuan untuk pencabutan suspend, menunggu verifikasi dan validasi dari tim pusat," katanya menambahkan.
Saat ini diketahui masih terdapat satu dapur SPPG yang belum dapat beroperasi karena instalasi IPAL masih dalam tahap pembangunan, yakni SPPG Banjarsari Banyuanyar 2.
Selama masa penghentian operasional, distribusi makanan kepada penerima manfaat sempat dialihkan ke dapur lain. Namun pada beberapa lokasi, terutama yang memiliki jarak cukup jauh, kegiatan pelayanan dihentikan sementara dengan mempertimbangkan kondisi sekolah yang tengah melaksanakan ujian.
Priyo pun optimistis dapur-dapur yang masih menunggu pencabutan suspend dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat setelah proses verifikasi dari Badan Gizi Nasional selesai dilakukan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....