Sugeng Riyanto Dukung Pembenahan SPPG,Wawali Sebut Pengawasan Berjalan Baik

  • 09 Jun 2026 13:02 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Sugeng Riyanto, mendukung langkah pembenahan terhadap delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Solo yang ditutup sementara karena belum memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Menurut Sugeng, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap mengedepankan kualitas layanan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Kalau ada yang tidak sesuai standar, ya memang harus diperbaiki. Program MBG ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat sehingga seluruh ketentuan, termasuk pengelolaan limbahnya, harus dipenuhi,” kata Sugeng saat dihubungi RRI, Senin, 8 Juni 2026.

Ia menilai penutupan sementara tidak perlu dimaknai sebagai hambatan dalam pelaksanaan program. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengawasan agar seluruh SPPG beroperasi sesuai standar yang telah ditetapkan.

Menurut Sugeng, aspek kesehatan lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan karena berkaitan dengan kualitas layanan yang diterima masyarakat. Karena itu, setiap temuan ketidaksesuaian perlu segera ditindaklanjuti dengan perbaikan.

“Langkah penutupan sementara ini justru bagian dari pengawasan agar kualitas layanan tetap terjaga. Setelah memenuhi ketentuan, tentu bisa kembali beroperasi melayani masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menilai kebijakan tersebut menunjukkan sistem standarisasi dan pengawasan Program MBG berjalan sebagaimana mestinya.

“Ini justru menunjukkan bahwa ada standarisasi yang dijalankan. Ketika ditemukan sesuatu yang belum sesuai standar, maka harus dilakukan penyesuaian,” kata Astrid.

Astrid berharap komitmen menjaga standar pelayanan dapat diterapkan secara merata hingga tingkat daerah. Menurutnya, pengawasan yang konsisten menjadi kunci agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ia juga menilai pembenahan yang dilakukan saat ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan SPPG sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung lebih baik ke depannya. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....