Diduga Depresi, Pria Sambungmacan Sragen Ditemukan Membusuk di Rumahnya

  • 05 Jun 2026 14:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen – Warga Dukuh Sidomulyo, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam keadaan membusuk di dalam rumahnya pada Kamis 4 Juni 2026 petang.

Korban diketahui bernama Suyadi (50), seorang buruh harian lepas yang selama sepuluh tahun terakhir hidup sebatang kara dan diduga mengalami depresi berat setelah diceraikan oleh istrinya.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi media.

"Benar, telah ditemukan seorang laki-laki meninggal dunia di dalam rumah dalam kondisi sudah membusuk. Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan warga sekitar, korban diduga mengalami depresi sejak ditinggal cerai istrinya sekitar sepuluh tahun lalu dan memilih mengurung diri," ujar AKP Warseno dalam keterangan resminya yang diterima rri.co.id, Jumat 5 Juni.

Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan pihak keluarga yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban. Pada hari Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, adik korban yang bernama Ngadimen mengaku masih mendengar suara batuk korban dari dalam rumah. Itu merupakan tanda kehidupan terakhir yang diketahui dari korban.

Memasuki hari Kamis, 4 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, Ngadimen mulai curiga karena korban sudah berhari-hari tidak keluar rumah dan tidak terdengar lagi suara batuknya. Rumah dalam keadaan senyap dengan pintu depan tertutup rapat.

Ngadimen kemudian memberi tahu kerabatnya yang bernama Slamet mengenai kondisi tersebut.

Mereka berdua lalu berinisiatif untuk membuka pintu depan rumah yang ternyata tidak dikunci.

Begitu pintu terbuka, mereka langsung menyengat bau busuk yang sangat menyengat dari dalam ruangan. Setelah diperiksa lebih lanjut, mereka mendapati Suyadi sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi jasad yang sudah membusuk dan mulai dikerubuti belatung.

Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, saksi langsung menghubungi Perangkat Desa Toyogo bernama Hartono yang kemudian segera meneruskan laporan resmi ke Mapolsek Sambungmacan.

Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Sambungmacan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Sragen untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan data dari para saksi di lapangan.

Guna memastikan penyebab pasti kematian korban serta memastikan tidak adanya unsur kekerasan atau tindak pidana, petugas langsung mengevakuasi jasad korban ke fasilitas kesehatan terdekat. AKP Warseno menjelaskan bahwa jasad korban saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk dilakukan visum (Visum et Repertum).

Pihak Polsek Sambungmacan juga telah berkoordinasi dengan Pawasdik Sat Reskrim Polres Sragen untuk proses penanganan lebih lanjut.MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....