Pria Asal Nusukan Meninggal Dunia usai Keluhkan Nyeri Perut

  • 02 Jun 2026 16:25 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Seorang pria bernama Irawan (57), warga Bonorejo, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, meninggal dunia setelah sempat mengeluhkan nyeri pada bagian perut hingga ulu hati. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Petugas Piket Reskrim, Unit Inafis, SPKT Polresta Surakarta bersama personel Polsek Banjarsari bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap korban. Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya datang seorang diri ke Apotek Anda Sehat sekitar pukul 16.30 WIB untuk membeli obat.

Kapolsek Banjarsari Kompol Harno mengatakan korban mengeluhkan nyeri di bagian perut hingga ulu hati saat berada di apotek. Setelah ditanya mengenai riwayat penyakit maag maupun asam lambung, korban mengaku tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.

"Ketika ditanya oleh pegawai apotek terkait riwayat penyakit maag maupun asam lambung, korban menyampaikan tidak memiliki riwayat penyakit tersebut. Selanjutnya korban diberikan obat pereda nyeri jenis Spasminal sebelum meninggalkan apotek," ujar Kompol Harno.

Setelah melakukan pembayaran, korban berjalan keluar dari apotek. Namun saat hendak melintasi jembatan penyeberangan sementara yang berada di depan apotek, korban tiba-tiba terhuyung dan terjatuh ke arah kiri hingga masuk ke dalam selokan.

Melihat kejadian tersebut, pegawai apotek langsung meminta bantuan warga sekitar untuk memberikan pertolongan. Laporan yang masuk kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Polresta Surakarta dan Polsek Banjarsari dengan mendatangi lokasi kejadian.

Kompol Harno menjelaskan hasil pemeriksaan petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah korban bersama sepeda motor miliknya selanjutnya diserahkan kepada keluarga dan saat ini disemayamkan di Tiongting Jebres," katanya.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki keluhan kesehatan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Langkah tersebut penting dilakukan guna mencegah terjadinya kondisi darurat yang dapat membahayakan keselamatan jiwa. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....