Refleksi Kirab Waisakha Raya 2026: Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri

  • 31 Mei 2026 11:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SurakartaPemerintah Kota Surakarta bersama umat Buddha sukses menyelenggarakan Kirab Waisakha Raya 2026 dengan rute dari Loji Gandrung menuju Balaikota Surakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026. Acara keagamaan dan budaya yang mengusung tema "Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri" ini berlangsung meriah serta khidmat sejak pukul 18.00 WIB hingga selesai.

Kirab budaya ini resmi dibuka dengan sambutan dan pelepasan langsung oleh Wali Kota Surakarta bersama unsur Forkopimda, Ketua Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama (Gema FKUB) Kota Surakarta, serta para pimpinan majelis keagamaan. Proses pembukaan secara simbolis dilakukan di kawasan cagar budaya yang sekaligus rumah dinas Walikota Surakarta, Loji Gandrung.

Rangkaian kirab menampilkan perpaduan budaya lokal dan spiritualitas yang luar biasa, diawali oleh penampilan memukau dari 30 personel Reog Ponorogo serta 10 penari dari Solo Batik Carnaval. Di barisan utama, tampak kelompok pembawa spanduk resmi, diikuti oleh 15 personel Paskibraka Kota Surakarta yang membawa bendera Merah Putih, serta 15 pemuda pembawa Bendera Buddhis.

Suasana sakral semakin terasa saat rombongan Prajurit Mangkunegaran melintas, disusul oleh kereta kencana Mahajati yang membawa Arca Bodhisattva Siddhartha dengan ditarik oleh 6 orang. Tepat di belakangnya, sebanyak 12 orang pembawa alat ritual berjalan dengan anggun mengiringi kehadiran 59 personel Bhikkhu Sangha yang menjadi inti dari kirab ini.

Barisan kirab kemudian ditutup oleh rombongan tamu VIP, tokoh pemuda lintas agama, perwakilan Gema FKUB, Forum Anak, serta ribuan umat yang membawa bendera Budhis kecil. Seluruh pergerakan rombongan besar ini dikawal ketat oleh armada ambulans medis serta kendaraan listrik ramah lingkungan guna menjaga kelancaran mobilisasi peserta.

Setibanya di Balaikota Surakarta, para Bhikkhu Sangha langsung menempati panggung simetris berukuran 15 kali 6 meter yang telah didekorasi megah tepat di depan tiang bendera. Di atas panggung tersebut, prosesi sakral dilanjutkan dengan Puja Memandikan Bodhisattva Siddhartha yang berlangsung khidmat selama satu jam penuh.

“Kirab telah berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh antusias dari peserta maupun penonton, meriah libur akhir pekan juga” kata Perwakilan dari Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama (Gema FKUB), Dita Indah Sari.

Setelah sesi foto bersama jajaran tamu VVIP dan panitia, ratusan umat yang hadir secara tertib bergantian melakukan penghormatan serta memandikan Rupang Buddha hingga berakhirnya acara. Agenda akbar ini berjalan dengan sukses dan diharapkan akan terus menjadi cerminan nyata dari sikap toleransi, kerukunan, dan nilai harmoni antarumat beragama di Kota Surakarta. (Rifqi Nadhif Fisrtyawan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....