Respati Ardi Serahkan Simbolis Sapi Presiden dan Wapres ke Masjid Agung
- 27 Mei 2026 15:51 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Respati Ardi secara simbolis menyerahkan langsung sapi kurban Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk disembelih di Masjid Agung Keraton Surakarta Hadiningrat pada Rabu, 27 Mei 2026.
Ditemui pasca secara simbolis menyerahkan sapi untuk disembelih, Respati Ardi sangat berharap proses penyembelihan bisa berjalan lancar dan tidak ada masalah yang terjadi, serta bisa dimanfaatkan warga.
"Alhamdulillah di Masjid Agung kita menerima sapi dari bapak Presiden, Pak Prabowo dan mendapatkan sapi dari bapak Wakil Presiden, Pak Gibran dan spesial ada juga dari ibu Titiek Soeharto juga diterima, dari bapak Kapolri dan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan. Harapannya ini bisa berjalan lancar dan bisa dibagi kepada warga yang berhak," kata Respati Ardi.
Lebih lanjut, Respati Ardi juga menekankan kembali untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai sebagai pembungkus daging-daging kurban dan lebih merekomendasikan penggunaan besek.
"Kami sudah menberikan pesan kepda juru sembelih untuk menggunakan kantong yang tidak sekali pakai atau kamu rekomendasikan untuk menggunakan besek bambu atau tempat dan wadah yang bisa digunakan tidak sekali pakai," katanya menambahkan.
Selain penggunaan plastik, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta turut menghimbau kepada panitia penyembelihan hewan kurban di setiap masjid-masjid untuk tidak membuang sisa-sisa sembelih dan darah di tempat yang bisa merusak lingkungan.
Hal itu tentunya menjadi fokus utama karena memang Kota Surakarta belakangan sedang terus mengurai permasalahan sampah dan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah bisa menjadi langkah awal membiasakan diri sayang kepada lingkungan.
Sementara itu, Takmir Masjid Agung Keraton Surakarta, Muhammad Muhtarom menjelaskan bahwa pembagian daging kurban akan dilakukan secara merata dan baik. Dirinya mengaku sudah berkoordinasi langsung kepada panitia-panitia yang bertugas.
"Pembagian wilayah sudah kita atur, biar tidak terjadi masalah panitia pembagian. Jadi semuanya bisa mendapatkan daging, jangan sampai tidak ada yang mendapatkan atau double-double. Kemarin sudah berkoordinasi antara panita satu dan sampai yang ke tujuh," ucap Muhammad Muhtarom.
Terkait himbauan tidak menggunakan plastik dalam pengemasan daging kurban, Muhammad Muhtarom mengatakan bahwa tahun ini belum bisa mewujudkan hal tersebut, namun menurutnya pada tahun berikutnya akan dimaksimalkan untuk penggunaan besek dan tempat lainnyan yang tidak sekali pakai.
"Karena jumlahnya banyak kita masih menggunakan plastik yang standar pengadaan. Kita cuma masalahnya logistik pengadaan ini agak kesusahan, tapi mungkin tahun depan nanti kita apresiasi dan kita dukung. Demi lingkungan yang sehat. Cuma sementara ini beberapa sudah kita coba pengadaan besek, hanya belum mencukupi semua, karena banyaknya daging dan logistik terbatas," ucapnya menambahkan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....