Polresta Surakarta Gelar Salat Iduladha di RS Bhayangkara Solo

  • 27 Mei 2026 10:21 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta kembali menyelenggarakan ibadah salat Iduladha bersama masyarakat. Pelaksanaan salat Iduladha tahun ini dipusatkan di kawasan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Manahan, Kota Surakarta.

Ibadah salat jemaah dimulai tepat pada pukul 06.20 WIB. Penggunaan area RS Bhayangkara Manahan sebagai lokasi ibadah merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Polresta Surakarta, baik untuk perayaan Idulfitri maupun Iduladha. Agenda ini menjadi wadah kolaborasi dan silaturahmi yang erat antara jajaran kepolisian, anggota asrama Polresta Surakarta, serta warga masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaan salat Iduladha kali ini, Ustaz Abyan Ajrurrafi Syauqi bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khotbahnya, Ustaz Abyan mengupas esensi dan pelajaran besar di balik kisah agung Nabi Ibrahim alaihi salam dan Nabi Ismail alaihi salam. Ia mengingatkan jemaah bahwa hakikat kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan momentum untuk mengikis ego pribadi.

"Kurban bukan hanya tentang kita menyembelih di hari raya, tapi kurban juga menjadi momen apa yang harus kita sembelih di dalam diri kita. Sembelihlah kesombongan-kesombongan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sembelihlah hawa nafsu kita, dan sembelihlah cinta dunia kita melebihi dari cinta kita kepada Allah," ujar Ustaz Abyan Ajrurrafi Syauqi dalam khotbahnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Polresta Surakarta memusatkannya di Kantor Polresta Surakarta. Pada tahun ini, jumlah hewan kurban yang disiapkan oleh pihak Polres tercatat sebanyak tujuh ekor sapi.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Sigit, menjelaskan bahwa seluruh daging dari hasil penyembelihan hewan kurban tersebut tidak akan dikonsumsi internal, melainkan didistribusikan secara merata kepada masyarakat yang berhak. Pihak kepolisian telah membagikan kupon khusus kepada warga kurang mampu, sejumlah pondok pesantren, hingga anak-anak yatim.

Melalui momentum hari raya kurban ini, AKBP Sigit menyampaikan harapannya agar sinergi dan kerukunan di Kota Solo dapat terus terjaga dengan baik. Ia berharap seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, beserta jajaran kepolisian dapat terus berjalan beriringan demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

"Semoga diberikan keberkahan, sehat. Solo, Surakarta tetap masyarakatnya, tokoh masyarakatnya, perintah dan instansi Polri tetap guyub rukun untuk menjaga ketertiban kamtibmas di Surakarta," pungkas AKBP Sigit. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....