Pikat Peserta Lintas Daerah, Pelatihan TJA TH Digelar di Solo
- 23 Mei 2026 20:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Balekambang Resto, Surakarta, menjadi saksi antusiasme puluhan peserta dalam mengikuti Pelatihan Totok Jari Alif (TJA) dan Transedental Hypnosis (TH). Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Solo Raya, melainkan datang dari berbagai daerah seperti Pekalongan, Pemalang, Ngawi, Magetan, Semarang, hingga Yogyakarta.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan instruktur sekaligus Master Trainer Senior TJA TH, Kapten Arm Sahono, yang dibantu oleh Master Anita dan Master Tri. Dalam sesi tersebut, para peserta dibekali dengan teori serta praktik langsung untuk menangani berbagai keluhan medis, non-medis, hingga gangguan psikis.
Kapten Arm Sahono menegaskan program pelatihan ini dirancang untuk mencetak praktisi yang memiliki integritas dan kepedulian tinggi terhadap kesehatan masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan praktisi-praktisi yang bisa membantu masyarakat, baik dalam pendampingan kesehatan fisik maupun psikis, dengan tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab,” ujarnya Sabtu 23 Mei 2026.
Materi yang disampaikan mencakup teknik relaksasi mental dan terapi untuk keluhan fisik yang kerap dialami masyarakat, seperti saraf kejepit, penyempitan jantung, hingga masalah emosional. Suasana pelatihan berlangsung sangat interaktif, di mana para peserta saling mempraktikkan teknik terapi dengan pendampingan ketat dari para instruktur.
Master Anita selaku pendamping instruktur menyampaikan bahwa metode ini dirancang agar mudah dipahami oleh siapa saja untuk kebutuhan kesehatan sehari-hari.
“Kami fokus memberikan pemahaman bahwa terapi yang kami ajarkan harus bersifat aman, humanis, dan mudah diaplikasikan secara mandiri oleh praktisi saat terjun ke lapangan nanti,” ucapnya.
Banyak peserta yang mengaku merasakan dampak positif secara langsung setelah menjalani praktik terapi di lokasi. Beberapa keluhan fisik seperti nyeri tubuh dan kelelahan yang dirasakan peserta sebelum sesi dimulai, dilaporkan berkurang secara signifikan.
Salah satu peserta yang mengikuti pelatihan, Budi, mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap metode yang diajarkan dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat terkesan dengan metode yang dipraktikkan hari ini, karena selain tekniknya terasa efektif untuk mengurangi nyeri fisik, saya juga merasa jauh lebih tenang setelah mengikuti sesi Transedental Hypnosis,” katanya.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperluas edukasi mengenai terapi alternatif yang berbasis pada kesehatan holistik. Dengan banyaknya peserta yang hadir dari berbagai provinsi, diharapkan jangkauan kebermanfaatan metode Totok Jari Alif dan Transedental Hypnosis dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....