Jaring Pelestari Budaya, Sosialisasi PPS 2026 Sasar Pengunjung Mall
- 23 Mei 2026 17:53 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemilihan Putra Putri Solo (PPS) 2026 resmi memulai tahapan sosialisasi untuk menjaring generasi muda terbaik Kota Bengawan.
Berlokasi di Neo Solo Grand Mall, kegiatan ini membidik anak muda yang sedang bersantai untuk ikut serta melestarikan kebudayaan dan mempromosikan pariwisata Kota Solo. Mengusung tema "Amarta Ning Aruming Budaya", ajang tahunan ini diharapkan mampu mencetak duta pariwisata yang berkualitas dan berwawasan luas.
Putra Solo Cendekia Digital 2025, Gilang Aryo Wibowo, menjelaskan penjaringan tahun ini dilakukan dengan sistem bagi tugas jemput bola ke kelurahan hingga ruang publik agar informasi tersebar secara merata.
"Untuk tujuan diharapkan peserta itu dapat antusias untuk mengikuti roadshow, sebab ini merupakan ajang yang sangat bergengsi yang mampu membranding generasi muda Kota Solo untuk melestarikan kebudayaan dan pariwisata," ujar Gilang Aryo Wibowo kepada rri.co.id, Sabtu, 23 Mei 2026.
Gilang menambahkan, peserta yang mendaftar minimal berusia 17 tahun, wajib memiliki KTP Solo, proporsi fisik yang ideal, serta komitmen kuat memajukan kebudayaan.
Pasalnya, para finalis kelak akan dilibatkan dalam kegiatan strategis seperti penyambutan tamu VVIP, festival internasional, hingga program promosi digital bulanan PPS Walk yang secara rutin mengeksplorasi kuliner dan sejarah lokal.
Keterlibatan aktif tersebut terbukti membuahkan pengalaman yang sangat berharga bagi para pemegang gelar sebelumnya.
Putri Solo 2025, Erynna Maharani Khairunnisa, membagikan pengalamannya selama bertugas, di mana manajemen waktu menjadi tantangan utama karena dirinya harus menyeimbangkan aktivitas kuliah, bekerja paruh waktu, dan tugas-tugas kepariwisataan.
"Sebagai putra-putri Solo kita harus selalu meng-upgrade diri dari segi public speaking ataupun wawasan dan juga penampilan juga harus selalu dijaga," kata Erynna.
Momen paling membekas bagi Erynna adalah saat keterlibatan PPS dalam program "Serawung" di Masjid Raya Sheikh Zayed.
Melalui kegiatan unjuk bakat ngabuburit sekaligus mempromosikan wisata religi tersebut, ia menyadari peran Putra Putri Solo sangat vital sebagai representasi kebudayaan sejati dari wajah Kota Bengawan.
Suasana acara berlangsung interaktif melalui sesi sharing, tanya jawab, hingga edukasi budaya melalui pemaparan tata cara penggunaan jarik yang dibawakan oleh HARPI Melati Surakarta.
Sesi tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena memperkenalkan filosofi serta keindahan busana tradisional Jawa kepada masyarakat, khususnya anak muda. Pendaftaran sendiri dibuka pada 13 Mei hingga 12 Juli 2026. Tahap seleksi dan karantina pada Juli hingga Agustus 2026, sedangkan grand final diperkirakan pada Agustus 2026. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....