Pelestarian Wayang Beber di Galeri Naladerma Modern
- 09 Apr 2026 14:36 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID- Kesenian tradisional Wayang Beber masih bertahan di tengah perkembangan hiburan modern melalui upaya pelestarian komunitas budaya lokal. Salah satunya dilakukan Doni Susanto yang mengelola Galeri Naladerma sebagai ruang edukasi budaya terbuka bagi masyarakat.
Galeri tersebut mengambil nama Naladerma dari tokoh pengawal setia dalam kisah Panji Asmoro Bangun terkenal. Nama galeri juga terinspirasi dari nama eyang Doni yang dahulu dikenal sebagai guru lukis wayang beber.
Wayang beber dikenal sebagai bentuk pertunjukan wayang tertua di Jawa bahkan lebih tua dibandingkan Wayang Kulit. Kesenian ini juga berkembang jauh sebelum munculnya teater tari tradisional Jawa seperti Wayang Wong.
Pertunjukan wayang beber menggunakan gulungan gambar yang dibuka perlahan sambil dalang menjelaskan alur cerita kepada penonton. Setiap gulungan disebut jagong yang menampilkan rangkaian adegan cerita melalui beberapa frame gambar tersusun berurutan rapi.
Cerita yang dibawakan biasanya berkisah tentang perjalanan cinta Panji Asmoro Bangun bersama Dewi Sekartaji dalam berbagai rintangan kehidupan. Dalam kisah tersebut keduanya menghadapi berbagai rintangan sebelum akhirnya dapat bertemu kembali setelah lama terpisah.
Inovasi dilakukan melalui cerita populer seperti kisah rakyat Ande-Ande Lumut agar mudah dipahami generasi muda. Penambahan unsur tari dalam pertunjukan juga membuat suasana panggung terasa lebih hidup dan menarik perhatian penonton.
Perbedaan cengkok wayang beber antara daerah Pacitan dan Gunungkidul terlihat dari warna lukisan. Wayang beber Pacitan cenderung berwarna cokelat bernuansa tanah, sedangkan Gunungkidul menggunakan warna cerah seperti merah hijau kuning.(Aris-Nur Sahabat Magang STABN)
Referensi:
• Buku Wayang Beber Pacitan: Fungsi, Makna, dan Pelestariannya – berisi penjelasan sejarah, bentuk pertunjukan, serta perbedaan gaya Wayang Beber di Pacitan dan daerah lain.
• Arsip dan publikasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Direktorat Kebudayaan – memuat dokumentasi tentang Wayang Beber sebagai warisan budaya tak benda, termasuk kisah Panji dan upaya pelestariannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....