Peringatan Harkitnas di Tugu Lilin Solo Jadi Momentum Jaga Kedaulatan
- 20 Mei 2026 15:24 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kawasan bersejarah Tugu Kebangkitan Nasional atau yang lebih dikenal oleh masyarakat luas sebagai Tugu Lilin, Penumping, Solo menjadi saksi bisu khidmatnya pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tingkat Kota Surakarta. Upacara yang digelar di ruang publik bernilai historis tinggi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen strategis daerah secara teratur dan tertib.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, barisan peserta upacara tampak merepresentasikan persatuan antargenerasi dan instansi di Kota Solo. Komposisi barisan upacara diisi mulai dari kelompok siswa-siswi sekolah yang tampak antusias memakai seragam, jajaran personel instansi TNI dan Polri, hingga ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kesempatan kali ini adalah Ketua Pengadilan Negeri Surakarta, Achmad Satibi. Kehadiran tokoh penegak hukum di podium utama tersebut memberikan nuansa ketegasan tersendiri dalam memaknai kembali arti penting dari kebangkitan sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat.
Dalam amanatnya di hadapan seluruh peserta, Achmad Satibi menguraikan esensi dari semangat kebangkitan nasional pada era modern tidak boleh hanya sekadar menjadi seremoni tahunan belaka. Menurutnya, Hari Kebangkitan Nasional harus dijadikan pijakan kuat bagi seluruh aparatur sipil negara dan penegak hukum untuk memperkokoh integritas, profesionalisme, serta kepatuhan hukum demi menopang kedaulatan NKRI.
"Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di tempat bersejarah ini harus menjadi momentum bagi kita semua, khususnya jajaran aparatur sipil dan penegak hukum, untuk meningkatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat. Kebangkitan bangsa dimulai dari kedisiplinan dan kepatuhan kita terhadap hukum yang berlaku demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan," kata Achmad Satibi, Rabu, 20 Mei 2026.
Langkah penguatan karakter bangsa lewat jalur kepatuhan hukum ini dinilai sangat selaras dengan nilai-nilai perjuangan masa lalu yang melahirkan Tugu Lilin. Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam upacara ini juga mempertegas komitmen bersama antarlini instansi untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas keamanan di wilayah Surakarta.
Ditemui usai upacara, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, turut menyampaikan pandangannya mengenai alasan pemilihan Tugu Lilin Penumping sebagai pusat pelaksanaan upacara. Ia menjelaskan bahwa tugu tersebut merupakan simbol suci awal mula pergerakan perjuangan yang sangat lekat dengan tema besar Hari Kebangkitan Nasional dalam menjaga kedaulatan negara.
"Ya, salah satu simbol yang ada di Kota Surakarta adalah Tugu Lilin di mana ini merupakan awal perjuangan yang sesuai dengan tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini. Bagaimana tunas bangsa ini diharapkan bisa menjaga kedaulatan negara di mana Kota Solo sangat terkenal dengan banyak sekali awal-awal pergerakan yang sifatnya untuk bangsa nasional," ujar Astrid Widayani. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....