Tekan Peredaran Uang Palsu, BI Solo Dorong Edukasi Rupiah Masuk Kurikulum SMA
- 19 Mei 2026 14:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo terus mengintensifkan langkah preventif guna mengantisipasi peredaran uang palsu di lapangan. Selain menggencarkan sosialisasi metode dilihat, diraba, dan diterawang (3D), bank sentral kini mulai menyasar sektor pendidikan sebagai basis edukasi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, menyatakan bahwa salah satu strategi utama yang dilakukan saat ini adalah menjalin kerja sama resmi dengan dinas terkait. Langkah ini bertujuan untuk memasukkan materi program Cinta, Bangga, Paham Rupiah ke dalam kurikulum pembelajaran tingkat Sekolah Menengah Atas.
"Langkah-langkah kita untuk mengedukasi masyarakat di antaranya adalah kita melakukan MOU dengan beberapa sekolah dengan dinas dinas agar cinta, bangga, dan paham rupiah menjadi salah satu bagian dari kurikulum di SMA," kata Dwiyanto Cahyo Sumirat saat pemusnahan uang palsu di Polresta Surakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Dwiyanto Cahyo Sumirat menambahkan, edukasi sejak dini ini sangat penting agar masyarakat paham mengenai ragam fitur pengaman pada uang kertas asli, seperti keberadaan benang pengaman maupun cetak intaglio yang terasa kasar saat diraba.
"Harapannya nanti pada saat masyarakat melakukan 3D, dilihat, diraba, diterawang, mereka tahu apa yang harus mereka lihat di uang asli. Rabaan apa yang harus mereka rasakan pada saat mereka memegang uang asli," ujar Dwiyanto Cahyo Sumirat.
Strategi preventif dari Bank Indonesia ini diperkuat oleh imbauan dari pihak kepolisian. Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, mengingatkan warga agar tidak abai dalam memeriksa uang yang mereka terima dan segera melapor jika menemukan kejanggalan.
"Himbauan kepada masyarakat yang pasti dari Bank Indonesia pun sudah melakukan kiat sosialisasi dengan adanya dilihat, diraba dan diterawang ya kan. Dan diharapkan juga masyarakat kalau menemukan segera melaporkan kepada pihak yang berwenang," ucap Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....