Peserta Klaten International Cycling Festival Diajak Melihat Potensi Unggulan

  • 17 Mei 2026 21:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Hari pertama pelaksanaan Klaten International Cycling Festival para peserta dari puluhan negara diajak melakukan perjalan ke sejumlah tempat baik itu seni budaya maupun UMKM unggulan yang ada di Kabupaten Klaten. Mereka juga diajak menikmati suasana car free day di jalan Pemuda Klaten.

Plt Kepala Dinas kebudayaan Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Klaten Purwanto kepada RRI.CO.ID mengatakan para peserta Klaten International Cycling Festival diajak keliling ke sejumlah desa yang mempunyai potensi unggulan di Kabupaten Klaten. Mereka cukup menikmati dan merasa senang.

“Kemudian mereka diajak keliling ke desa-desa yang mempunyai potensi unggulan di kabupaten Klaten antara lain Omah wayang yang mana melihat aktivitas menari, memainkan gamelan dan membuat wayang. Selanjutnya diajak ke Desa Melikan mereka melihat keramik putaran miring,” kata Purwanto, Minggu 17 Mei 2026.

Selain itu mereka juga diajak mengunjungi UMKM lurik Prasojo di Pedan yang merupakan unggulan di kabupaten Klaten. Selanjutnya melihat suasana wisata Umbul Ponggok.

Pamong Omah Wayang Klaten Kristiaji kepada RRI.CO.ID, mengatakan para tamu dari luar negeri tersebut cukup menikmati suasana Omah Wayang. Selama kurang lebih satu setengah jam mereka melihat dan mencoba pakaian seni tradisional ketoprak, wayang, dan juga menari.

“Sampai disini kemudian diajak opening di pendopo besar itu kemudian diajak memainkan wayang, foto sebentar, kemdian melihat kostum ketoprak dan memakai juga , ada workshop menjaihit kustum, kemudian mewarnai dan tatah wayang. Diajak menari juga,” katanya.

Dikatakan pula para utusan Klaten International Cycling Festival mendapatkan sambutan hangsat dari masyarakat di sekkitar Sanggar Seni Omah Wayang. Bahkan banyak masyarakat yang ingin berfoto dengan peserta dari luar negeri tersebut.

Klaten International Cycling Festival dislenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Klaten dalam upaya mengangkat Klaten agar lebih dikenal di dunia internasional. Kegiatan tersebut berlangsung 17 sampai 25 Mei 2026 diikuti lebih dari 40 negara. Adam Sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....