Pendidikan Non-Formal Dinilai Perkuat Rumah Siap Kerja
- 16 Mei 2026 11:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menilai pendidikan non-formal memiliki peran strategis dalam mendukung program Rumah Siap Kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Solo. Hal itu disampaikan dalam malam puncak Pendidikan Non-Formal Festival (PNFest) 2026 di Pendhapi Balai Kota Surakarta, Jumat 15 Mei 2026.
Astrid mengapresiasi penyelenggaraan PNFest yang dinilai semakin berkembang dan berdampak bagi masyarakat. Menurutnya, pendidikan formal saat ini harus berjalan beriringan dengan keterampilan praktis yang sesuai kebutuhan dunia kerja.
Ia mengatakan lembaga kursus dan pelatihan saat ini menjadi bagian penting dalam mencetak tenaga kerja terampil dan berdaya saing. Karena itu, pendidikan non-formal dinilai memiliki posisi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Lembaga kursus dan pelatihan saat ini menjadi mesin penggerak yang mencetak tenaga kerja terampil,” ujarnya.
Astrid menyebut Pemerintah Kota Surakarta saat ini tengah mendorong program prioritas Rumah Siap Kerja untuk menekan angka pengangguran. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan kuat dari lembaga pendidikan non-formal.
“Peran lembaga kursus dan pelatihan menjadi sangat krusial sebagai pilar pendukung utama bagi keberhasilan program Rumah Siap Kerja,” katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga kursus, dan dunia industri dapat terus diperkuat agar tercipta link and match antara pelatihan dan kebutuhan tenaga kerja. Dengan demikian, lulusan pelatihan di Kota Solo dapat memiliki daya saing lebih tinggi di dunia kerja.
“Mari kita jadikan momentum malam puncak festival ini sebagai langkah untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah, lembaga kursus dan sektor industri,” ucapnya. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....