Waspada dan Bijak Sikapi Kekerasan Anak di Lingungan Pendidikan
- 12 Mei 2026 16:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan sangat sensitive dan segera disikapi secara cepat dan bijak. Mengingat sekolah merupakan lokasi kedua terbanyak kasus kekerasan anak setelah rumah.
Komentar RRI Surakarta Selasa (12 Mei 2026) yang disampaikan redaktur Warta Pagi Agus Yoga menyebut, dilingkungan sekolah tidak menutup kemungkinan terjadinya, bullying fisik, verbal, hukuman tidak mendidik hingga kekerasan seksual oleh temen bahkan tidak menutup kemungkinan oleh oknum guru.
Meski sekolah seharusnya menjadi rumah kedua yang aman bahkan zero tolerance untuk kekerasan.
Guna pencegahan kekerasan anak dilingkungan pendidikan, telah terbentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan TPPK di semua sekolah. Guru yang terbukti melakukan kekerasan ada sanksi tegas sampai pencopotan. Namun jika siswa yang menjadi pelaku, pembinaannya melalui pendekatan restoratif, bukan cuma dihukum.
Komentar yang terangkum pada bulletin Warta Pagi itu berpandangan, kekerasan di sekolah hingga meninggalkan luka yang tidak kelihatan, anak bisa mejadi pendiam, prestasi turun, bahkan hingga mencoba bunuh diri. Pelaku biasanya juga korban di rumah. Jadi jangan cuma menghukum, namun bagimana mencari akar masalahnya. Sekolah wajib punya guru BK yang aktif, bukan cuma ngurus absen.
Berpendapat, hukuman fisik dengan dalih 'mendisiplinkan' itu sudah tidak sesuai zaman. UU Perlindungan Anak jelas melarang. Anak berhak sekolah tanpa takut. Diharapkan, orang tua dan siswa berani lapor ke TPPK sekolah. Dipastikan, identitas pelapor dijamin aman.
Pembaca rri.co.id siswa bandel dulu mungkin 'dicubit sayang' dianggap wajar, namun era sekarang bisa. Siswa sebaiknya diberi hukuman dengan ganti dengan disiplin positif, seperti anak telat disuruh piket, bukan dipukul. Guru juga manusia, kalau kondisi capek harus istirahat. Kunci utamanya komunikasi. Anak nakal diajak ngobrol, bukan dibentak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....