Kapolres Klaten Pantau Pasar Hewan; Waspada Potensi Peredaran Uang Palsu
- 14 Mei 2026 11:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Jajaran Kepolisian Polres Klaten yang dipimpin Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi bersama petugas Kesehatan hewan Kecamatan Jatinom melakukan pemantauan hewan kurban di Pasar Jatinom, Kamis 14 Mei 2026. Pemantauan dilakukan terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) dan keamanan terutama menjelang Iduladha.
Kapolres bersama petugas kesehatan hewan melihat secara langsung aktivitas para pedagang ditempat tersebut. Selain itu juga melihat proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi kepada wartawan mengatakan pihaknya ingin melihat kegiatan pencegahan PMK jelang Iduladha. Mengingat di Pasar Hewan Jatinom cukup banyak dijual belikan hewan kurban.
"Kami dari Polres Klaten beserta dari Kodim Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Jatinom melaksanakan kegiatan pengecekan terkait potensi PMK. Karena ini menjelang pelaksanaan Iduladha yang mana di Pasar Jatinom ini banyak diperjualbelikan sapi hewan kurban," kata Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi.
Kapolres Klaten pada kesempatan itu juga mengingatkan kepada masyarakat yang akan melaksanakan transaksi jual beli sapi untuk berhasil -hati dan waspada.Untuk melakukan transaksi secara cash agar dilakukan pengecatan terkait uang palsu.
"Kalau transaksi agar selalu berhati-hati.Dan hati-hati juga terhadap uang palsu. Untuk di cek uang yang dibayarkan berpotensi," katanya.
Kegiatan tersebut kata Kapolres juga sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat baik pedagang maupun pembeli hewan kurban.
Ana Widiasari Dokter Hewan Pusat Kesehatan Hewani (Puskeswan) Jatinom mengatakan pihaknya setiap pasaran secara rutin melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan untuk mencegah PMK. Sejauh ini dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan penyakit PMK meskipun ditemukan sapi yang luka itu karena saat perjalanan menuju pasar.
"Untuk hari ini tadi sapi yang sudah kami periksa Alhamdulillah dalam kondisi sehat tapi ada satu dua yang luka karena pengangkutan," katanya.
Setiap harinya hewan kurban yang masuk di pasar hewan Jatinom pada kisaran tiga ratus ekor. Ternak sapi tersebut berasal dari beberapa wilayah seperti Klaten dan juga Boyolali. Adam Sutanto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....