DP3AP2KB Solo Sebut Pelatihan PEKKA Berbasis Identifikasi Minat dan Potensi
- 11 Mei 2026 12:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta menerapkan sistem identifikasi minat untuk menentukan jenis pelatihan bagi Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). Hal ini dilakukan agar keterampilan yang diberikan tepat sasaran dan dapat langsung menjadi sumber ekonomi mandiri.
Kepala DP3AP2KB Kota Surakarta, Kristiana Hariyanti, menjelaskan meskipun pelatihan tata boga menjadi fokus saat ini, jenis keterampilan yang diberikan selalu disesuaikan dengan permintaan para peserta atau potensi wilayah.
"Pelatihan untuk rekan-rekan PEKKA ini biasanya didasarkan pada identifikasi masing-masing peserta ingin dilatih skill apa. Tahun kemarin ada pelatihan body spa karena itu juga bisa untuk mandiri meningkatkan ekonomi," ujar Kristiana Hariyanti di SMKN 4 Surakarta, Senin, 11 Mei 2026.
Kristiana menambahkan, sebagian peserta yang hadir memang sudah memiliki dasar bisnis kuliner kecil-kecilan, namun banyak pula yang belum memiliki pengalaman. Oleh karena itu, materi memasak yang diajarkan dipilih yang bersifat praktis agar bisa segera diproduksi dan dijual di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Pihak dinas juga berkomitmen membantu mencarikan jalan bagi para peserta yang terkendala masalah modal usaha melalui komunikasi dengan dinas terkait lainnya.
"Kami berkomunikasi dengan dinas terkait untuk bisa memfasilitasi teman-teman PEKKA agar usaha mereka bisa berkelanjutan," katanya, menambahkan.
Senada, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menegaskan pemerintah kota sangat serius dalam memberdayakan perempuan karena mereka adalah kunci pembangunan keluarga. Astrid meyakini bahwa kemandirian ekonomi ibu akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan anak.
"Kami memfokuskan pada program pelatihan dan pemberdayaan ini karena mereka secara tidak langsung merupakan penggerak ekonomi di Kota Surakarta. Perempuan harus menjadi kunci pembangunan dengan mendorong anggota keluarganya, khususnya anak-anak, untuk tetap bisa berpendidikan," ucap Astrid Widayani.
Pemerintah Kota Surakarta berharap melalui penyelarasan program pemberdayaan ini, kesejahteraan keluarga di wilayah Surakarta dapat meningkat secara merata. Program pelatihan ini direncanakan akan terus bergulir di berbagai kelurahan dengan jenis keterampilan yang beragam sesuai kebutuhan pasar dan minat peserta. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....