Solo dan Xi’an Jajaki Kerja Sama PLTSa

  • 08 Mei 2026 18:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta dan Kota Xi’an, Tiongkok, menjajaki kerja sama pengolahan sampah menjadi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) melalui program sister city kedua kota. Kerja sama tersebut dibahas dalam kunjungan delegasi Xi’an ke Kota Solo.

Wakil Presiden Eksekutif Asosiasi Rakyat Xi’an untuk Persahabatan dengan Negara Asing, Rui Zhang, mengatakan salah satu peluang kerja sama yang dapat dikembangkan antara Solo dan Xi’an adalah pengolahan sampah menjadi energi listrik. Menurutnya, teknologi PLTSA di Xi’an telah berkembang dan diterapkan secara luas.

“Salah satu yang mungkin bisa kita kerjakan antara Solo dan juga Xi’an adalah bagaimana pengolahan sampah ini menjadi PLTSA,” kata Rui Zhang melalui penerjemah di Kale Locale, Jumat 8 Mei 2026.

Rui Zhang menyebut Xi’an siap membantu Kota Solo dalam pengembangan teknologi pembangkit listrik tenaga sampah. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan sampah sekaligus pengembangan energi alternatif di Kota Surakarta.

“Xi’an bisa membantu Solo dalam pembangkit listrik tenaga sampah,” ujarnya.

Menurut Rui Zhang, hubungan kerja sama antara Solo dan Xi’an sebenarnya telah berlangsung sejak 2009. Saat ini kedua kota tengah memperkuat hubungan tersebut melalui program sister city yang segera ditandatangani kedua wali kota.

“Kerja sama Solo dan Xi’an sudah berlangsung dari 2009 dan ini sudah bisa disebut teman lama,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan kerja sama internasional dengan Xi’an diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat Kota Solo. Selain bidang pengelolaan sampah, kerja sama kedua kota juga mencakup traditional Chinese medicine, pendidikan vokasi kendaraan listrik, hingga pertukaran budaya.

Respati menilai kerja sama sister city menjadi langkah penting agar Kota Solo mampu meningkatkan daya saing di tingkat global. Pemerintah juga berharap kolaborasi tersebut dapat membuka peluang investasi dan pengembangan teknologi baru di Kota Surakarta.

“Ini menunjukkan masyarakat kita mampu berkompetisi di kancah global. Kita saatnya Kota Solo ini setara dengan kota global,” ucap Respati. (Reza/MI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....