Dishub Surakarta Kebut Proyek Meterisasi PJU

  • 07 Mei 2026 17:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta terus mengebut proyek meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang kini telah memasuki minggu ketujuh pengerjaan. Proyek ini bertujuan untuk menata efisiensi penggunaan daya sebesar 40 persen dari total pembayaran listrik PJU yang ada saat ini.

Kepala Dishub Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, menyatakan bahwa berdasarkan hasil rapat evaluasi bulan pertama, progres pengerjaan di lapangan secara umum berjalan sesuai rencana. Fokus utama saat ini adalah penyelesaian tahap pengecekan ulang lokasi atau uitzet lapangan.

"Dari total 1.062 titik lokasi yang akan dipasangi meterisasi, kami sudah menyelesaikan pengecekan ulang di 850 titik. Artinya, progres uitzet lapangan sudah mencapai sekitar 80 persen," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 7 Mei 2026.

Taufiq menjelaskan bahwa pengecekan ulang ini sangat krusial karena mencakup verifikasi lokasi, koordinat GPS, hingga koordinasi langsung dengan warga setempat. Hal ini dilakukan agar posisi tiang meterisasi yang baru tidak menimbulkan kendala bagi aktivitas masyarakat di sekitarnya.

"Pengecekan meliputi titik koordinat hingga titik temu dengan jaringan PLN. Kami ingin memastikan lokasi pemasangan meterisasi sudah tepat dan tidak ada komplain dari pihak warga," katanya menjelaskan.

Selain tahap pengecekan lokasi, Dishub juga mulai menjalankan pengerjaan fisik berupa pemasangan tiang meterisasi dan tiang bantu. Tiang-tiang baru ini nantinya akan disambungkan dengan lampu-lampu eksisiting yang sudah terpasang di berbagai sudut kota.

"Pemasangan tiang meterisasi dan tiang bantu yang nyambung ke lampu existing, kalau laporan di rapat tadi sudah sekitar 4 persen,” ucap Taufiq.

Taufiq optimistis bahwa proyek fisik ini dapat selesai lebih cepat dari tenggat waktu yang tercantum dalam kontrak kerja. Meskipun kontrak berakhir pada 20 Desember 2026, pihak pelaksana menargetkan seluruh instalasi fisik rampung pada akhir Oktober mendatang. (Reza/MI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....