Lansia Tewas di Sawah Diduga Alami Dehidrasi

  • 29 Apr 2026 18:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dukuh Nguwer, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Rabu 29 April 2026. Peristiwa ini menyoroti pentingnya kepedulian warga terhadap kondisi orang di sekitar, terutama saat berada di lokasi terpencil.

Korban diketahui bernama Painem (81), warga Dukuh Jasem, Desa Duyungan. Ia ditemukan dalam posisi terlentang pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB, mengenakan kain jarik cokelat dan baju bermotif bunga.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan.

"Benar, anggota Polsek Sidoharjo bersama Tim Inafis Polres Sragen dan tim medis Puskesmas Sidoharjo telah melakukan olah TKP serta pemeriksaan luar pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," ujarnya.

Peristiwa ini bermula saat seorang petani bernama Parno (69) melihat korban duduk di area persawahan sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, ia tidak menaruh curiga dan melanjutkan aktivitasnya.

Pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, saksi kembali melihat korban masih berada di lokasi yang sama. Korban sempat memberi isyarat meminta minum, tetapi tidak direspons karena disangka Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 15.00 WIB, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Warga yang datang memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan. Kondisi tubuh menunjukkan tanda-tanda paparan panas berlebih.

"Diduga kuat korban meninggal dunia karena kelelahan dan dehidrasi. Di lokasi, kami mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, selendang, dan stagen," katanya.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan. (Ril/Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....