Rakor Mitigasi Nguntoronadi Fokus Data dan Ketahanan Pangan

  • 28 Apr 2026 22:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Pemerintah Kecamatan Nguntoronadi memperkuat strategi mitigasi bencana dengan menitikberatkan pada pembenahan data dan kesiapsiagaan menghadapi potensi krisis pangan. Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Mitigasi dan Pascabencana di Pendopo Kecamatan, Senin 27 April 2026.

Rakor tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran kecamatan, perangkat desa, hingga relawan kebencanaan. Fokus pembahasan tidak hanya evaluasi penanganan bencana sebelumnya, tetapi juga langkah antisipatif menghadapi tantangan ke depan.

Sekretaris Kecamatan Nguntoronadi, Narso, menyoroti pentingnya perbaikan administrasi pelaporan bencana. Ia menilai penanganan di lapangan sudah berjalan baik, namun dokumentasi masih perlu diperkuat.

“Secara umum penanganan di lapangan sudah baik dan terkoordinasi. Tapi kita masih punya PR besar soal tertib administrasi pelaporan. Data detail kejadian bencana untuk arsip wilayah masih minim,” ujarnya.

Menurutnya, laporan bencana bukan sekadar catatan, tetapi memiliki peran strategis sebagai dasar kebijakan dan koordinasi bantuan. Dengan data yang akurat, respons terhadap bencana diharapkan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain itu, rakor juga mengangkat ancaman kemarau panjang yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2026. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi karena berpotensi memicu krisis pangan, terutama akibat kelangkaan pupuk yang dipengaruhi situasi global.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, peserta rapat menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya pembaruan data relawan, pengembangan sistem pemetaan berbasis digital, penunjukan penanggung jawab pelaporan di setiap desa, serta optimalisasi Dana Desa untuk mendukung sarana tanggap darurat.

Narso menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana.

“Sinergi perangkat desa, relawan, dan pendamping desa harus semakin solid. Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri kalau mau Nguntoronadi tangguh bencana,” katanya. (Ril/Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....