Layanan Jemput Bola Disdukcapil Sasar Warga Binaan Lapas

  • 28 Apr 2026 22:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Akses administrasi kependudukan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri kini semakin terbuka. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonogiri menghadirkan layanan jemput bola perekaman KTP elektronik sekaligus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Senin 27 April 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menyasar warga binaan, tetapi juga petugas penjaga lapas. Berbagai layanan diberikan secara terpadu, mulai dari perekaman KTP-el, pengecekan biometrik, verifikasi dan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), hingga pemadanan data dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Kepala Disdukcapil Wonogiri, Herdian, mengatakan layanan tersebut dilakukan langsung di dalam lingkungan lapas agar lebih efektif dan menjangkau seluruh sasaran. “Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Senin, 27 April 2026, bertepatan dengan momentum nasional Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. Kegiatan dilaksanakan oleh teman-teman langsung di Lapas Kelas IIB Wonogiri, sehingga seluruh layanan dapat diakses secara mudah tanpa harus keluar dari lingkungan lapas,” ujarnya.

Menurutnya, metode jemput bola dinilai lebih komprehensif karena seluruh proses dilakukan di tempat, mulai dari pendaftaran hingga sinkronisasi data ke sistem. Selain itu, petugas lapas juga mendapatkan pendampingan langsung dalam aktivasi IKD melalui aplikasi resmi.

Herdian menambahkan, kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh warga binaan memiliki dokumen kependudukan yang sah serta terdata dengan baik. “Melalui kegiatan ini, Disdukcapil Kabupaten Wonogiri berharap seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan dan petugas lapas, dapat terlayani dengan baik dalam hal administrasi kependudukan. Dengan data yang valid serta pemanfaatan teknologi digital melalui IKD, diharapkan pelayanan publik ke depan menjadi semakin cepat, mudah, dan akurat,” katanya.

Ia menuturkan, program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kualitas layanan publik. (Ril/Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....