Siswa SDN Gayam 5 Sukoharjo Gelar Aksi Simpati dan Doa untuk Tragedi KRL Bekasi
- 28 Apr 2026 16:40 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sukoharjo - Puluhan siswa dari SDN Gayam 5 Sukoharjo menggelar aksi keprihatinan dan doa bersama sebagai bentuk simpati atas tragedi kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi, Senin 27 April 2026 malam.
Pantauan RRI, aksi ini dimulai dengan long march singkat yang diikuti sekitar 20 anak berjalan kaki dari sekolah mereka menuju stasiun yang hanya berjarak sekitar 15 meter.
Sambil berjalan, mereka membentangkan poster hasil karya sendiri yang berisi gambar kereta api serta tulisan penuh doa seperti "Pray for KRL Bekasi".
Sesampainya di peron, para siswa tidak hanya diam, mereka kemudian membagikan buket bunga dan mawar kepada petugas stasiun serta masinis yang sedang berhenti.

Krisna, salah satu siswa kelas 5 SDN Gayam 5, mengaku aksi ini dilakukan karena mereka merupakan pengguna setia kereta api.
"Tadi kita memberikan bunga sebagai tanda duka cita. Kami ingin mendoakan agar tidak terjadi lagi kecelakaan, karena kami suka naik kereta dan tidak ingin merasa takut saat menaikinya," ujar dia, Selasa 28 April 2026.
Kepala Sekolah SDN Gayam 5 Sukoharjo, Rika Purwanti, menjelaskan bahwa aksi ini lahir dari rasa empati yang kuat karena lokasi sekolah yang berdampingan dengan stasiun.
"Kami ikut merasakan duka atas kejadian di Bekasi kemarin. Selain itu, kami ingin menguatkan mental anak-anak agar tetap mencintai kereta api sebagai moda transportasi yang aman," kata Rika.
Hal senada disampaikan pegiat literasi, Agus Danar Gatotkaca, yang mendampingi aksi tersebut. Menurutnya momen haru saat anak-anak memeluk kepala stasiun.

"Anak-anak melukis dari pagi, lalu memberikan mawar kepada masinis saat kereta lewat. Kami berdoa agar korban diterima di sisi-Nya, yang sakit segera sembuh, dan petugas selalu lancar menjalankan tugas tanpa ada tragedi lagi," ujar Danar.
Sementara itu Kepala Stasiun Sukoharjo, Yoga Ajijaya Pratista, mengaku sangat terharu dengan dukungan dari para siswa. Menurutnya, kepedulian masyarakat adalah kunci keselamatan perjalanan kereta.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian adik-adik SDN Gayam 5. Mereka adalah generasi penerus yang menaruh kepedulian tinggi terhadap keselamatan kereta api," ujar Yoga.
Yoga menambahkan, lintas Sukoharjo-Wonogiri sendiri melayani empat perjalanan kereta api setiap harinya, di mana mayoritas penumpangnya adalah siswa sekolah yang pulang pergi dari Sukoharjo ke Wonogiri.
“Kami berharap Dukungan ini mampu mempererat sinergi antara PT KAI dan masyarakat sekitar stasiun dalam menjaga keamanan perjalanan,” kata dia. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....