Digitalisasi BUMD, PT Jasa Konsultan Sukowati Mandiri Luncurkan 'Tracking Sukma'

  • 28 Apr 2026 11:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Menjawab tantangan era ekonomi digital, PT Jasa Konsultan Sukowati Mandiri (Sukma) resmi melakukan terobosan inovasi melalui peluncuran aplikasi "Tracking Sukma".

Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pemantauan progres pekerjaan secara transparan dan real-time, sekaligus menghapus pola komunikasi tradisional yang dinilai kurang efisien.

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Sragen, PT Jasa Konsultan Sukowati Mandiri yang bergerak di bidang konstruksi, Teknologi Informasi (IT), dan konsultan umum ini menyadari pentingnya adaptasi teknologi guna menjaga daya saing dan kualitas layanan bagi masyarakat.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sragen, Ilham Kurniawan, memberikan apresiasi terhadap langkah inovatif ini. Menurutnya, keberadaan Tracking Sukma merupakan solusi konkret atas kendala jarak dan waktu yang selama ini dialami oleh pemohon jasa.

"Perubahan lanskap bisnis menuntut perusahaan untuk terus berinovasi. Dengan aplikasi ini, pemohon tidak perlu lagi datang secara fisik hanya untuk mengecek perkembangan pekerjaan. Semua bisa dipantau dari mana saja," jelas Ilham baru-baru ini.

Aplikasi yang dapat diakses melalui laman resmi [https://ptsukma.sragenkab.go.id/](https://ptsukma.sragenkab.go.id/)** ini memungkinkan tiga pihak utama—yakni klien/konsumen, direksi, serta karyawan—untuk melihat sejauh mana progres pada masing-masing proyek yang sedang berjalan.

Inovasi yang telah diinisiasi sejak tahun 2025 ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi kerja tim teknis. Sebelumnya, pemantauan progres seringkali terkendala oleh proses pelaporan manual yang memakan waktu. Kini, dengan pendekatan metode terkini, PT Jasa Konsultan Sukowati Mandiri mampu memberikan kualitas pelayanan yang lebih optimal.

“Pelayanan kami didukung oleh SDM yang handal dan fasilitas yang memadai. Tracking Sukma adalah jembatan digital yang memastikan harapan pemakai jasa terpenuhi dengan akurasi data yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ilham.

Hingga saat ini, aplikasi Tracking Sukma terus dipergunakan sebagai standar operasional perusahaan dalam mengawal berbagai proyek strategis di Kabupaten Sragen. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengembangan sistem informasi.

Langkah ini diharapkan menjadi percontohan bagi unit usaha daerah lainnya dalam mengimplementasikan transformasi digital secara berkelanjutan. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....