Ratusan Nasabah BKK Klaten Geruduk Pemkab, Tuntut Tanggungjawab Kepala Daerah

  • 23 Apr 2026 18:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Kurang lebih seribu nasabah Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan PD BKK Klaten melakukan aksi unjuk rasa di halaman DPRD Klaten. Mereka menuntut uang mereka yang ada di BKK tersebut dikembalikan kepada nasabah.

Mereka datang dengan membawa berbagai sepanduk dan tulisan. Pada intinya minta pertanggungjawaban Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Klaten. Total dana yang macet milik nasabah lebih 52 milyar rupiah milik kurang lebih enam ribu 800 nasabah.

Purwanto Ketua Paguyuban Nasabah BKK Klaten mengatakan tuntutan para nasabah agar uang mereka kembali.

"Cuma satu tuntutan kami uang nasabah bisa kembali. Kerugian nasabah kisaran 52 milyar rupiah dari lebih dari 6.800 nasabah," kata Purwanto, Kamis 23 April 2026.

Ia juga mengaku uang yang ada di BKK tersebut kurang lebih 247 juta rupiah. Uang tersebut merupakan punya keluarga untuk biaya sekolah dan lainnya.

Pihaknya juga melakukan berbagai upaya termasuk koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten dan juga ke Propinsi Jawa Tengah yang semuanya belum menemukan titik terang dan hasil yang

Berbagai upaya sudah dilakukan termasuk dengan propinsi Jawa Tengah namun hasilnya belum masih nihil. Hingga akhirnya harinini membawa masa yang lebih besar agar Bupati Klaten juga bertanggung jawab atas keberadaan BKK Klaten itu.

Dikatakan ratusan orang para nasabah BKK tersebut datang di Komplek Pemkab Klaten pinggin bertemu Bupati dan DPRD.

"Kita kesini pingin ketemu dewan dan Bupati Klaten," katanya.

Salah korban PD BKK Klaten lainnya Boniyem, warga Dompol Kemalang mengatakan berharap agar Bupati Klaten dapat mengatasi persoalan yang dihadapi para nasabah BKK Klaten tersebut. Wanita 56 tahun tersebut sejauh ini membawa uang dari kelompok masyarakat yang disimpan di BKk Klaten kurang lebih 50 juta.

" Saya dari Dompol Kemalang Klaten menjadi korban kezaliman BKK Klaten. Itu atas nama pribadi, milik murid TK, dan kelompok dasa wisama. Jadi tabungan seperti itu kalau disimpan di rumah kita resiko setiap ninggu ada tabungan sedikit -sedikit dikumpulkan di tabungan di BKK," katanya.

Ia juga mengatakan sebagai pertanggungjawaban kepada masyarakat harus harus nombok terlebih dahulu. Dari beberapa kelompok tersebut uang yang ada di BKK Klaten kurang lebih 50 juta rupiah m

Aksi unjuk rasa para nasabah PD BKK Klaten tersebut selain membawa berbagai tulisan juga mengusung peti mati sebagai simbul matinya keadilan. Selain itu warga juga melakukan tahlill bersama di Pendopo Kabupaten Klaten. Adam Sutanto

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....