Penataan Kawasan Yos Sudarso Solo Dimulai, DPUPR Lakukan Pemetaan Lokasi
- 23 Apr 2026 16:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Rencana Wali Kota Solo, Respati Ardi membangun kawasan wisata baru di Jalan Yos Sudarso mulai berjalan. Menyusul petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang DPUPR Solo sudah melakukan pengukuran di lokasi.
Ditemui di sela-sela kegiatannya pada Rabu, 22 April 2026, Wali Kota Solo, Respati Ardi membenarkan kabar tersebut. Menurutnya saat ini petugas sudah mulai melakukan pengukuran terhadap lokasi jalan Yos Sudarso.
"Ini sedang kita ukur, kita persiapkan dan tentunya ini menjadi pusat ekonomi, pusat grosir. Nah, ini luar biasa supaya perdagangan di sana bisa meningkat ekonominya. Ini secepatnya saya sampaikan supaya masyarakat yang berdagang di sana tidak terganggu dan kedua bisa menjadi pusat klaster wisata baru di Kauman, Kemlayan dan Keprabon," kata Respati Ardi.

Ditambahkan Respati Ardi bahwa Pemerintah Kota sudah memiliki kajian terhadap pemetaan kawasan baru Yos Sudarso yang tidak akan memberatkan warga sekitar. Sehingga para pengusaha yang berada di lokasi kawasan pemetaan tidak perlu khawatir.
"Semua aman, kita ada analisa tidak memberatkan warga. Intinya itu untuk kebaikan. Itu pusat grosir dari tahun dulu supaya loading-nya enak, yang terjelas di situ menjadi pusat ekonomi yang luar biasa karena perputaran uang di grosir di sana luar biasa. Kami juga mendukung penuh untuk pedagang-pedagang besar yang ada di sana," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Solo, Nur Basuki menjelaskan bahwa penataan sendiri akan berfokus pada penggantian pembatas bagian tengah jalan dan juga jalur pedestarian di lokasi, yang akan dibenahi.
"Rancangannya kemarin kan tetap di jadikan 2,5 meter pedestarian kiri dan kanan, terus tetap yang bagian tengah hilang untuk diganti pembatasnya," ucap Nur Basuki.
Lebih lanjut, Nur Basuki juga mengatakan bahwa area jalan Yos Sudarso akan tetap diberlakukan dua arah dan terkait penerapan satu arah hanya dilakukan pada saat insidental atau ketika ada event yang sedang berlangsung.
"Tetap dua jalur, satu jalur itu nanti kalau misalnya ada event aja malam hari satu jalur. Kan event-nya malam to. Kayak Solo is Solo bengi kan perluasan tekan kono, yo itu kalo jalur malam saja tapi kan jadi insidental aja, tidak permanen," ucapnya menambahkan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berharap dengan penataan ini, perputaran ekonomi di lokasi Yos Sudarso bisa terus menjadi lebih baik dan menambah lokasi wisata baru di Kota Bengawan. (JK/MI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....