Perbaikan Tembok Prabuwinatan Keraton Surakarta Dimulai

  • 22 Apr 2026 13:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Perbaikan tembok nDalem Prabuwinatan mulai dilakukan setelah mendapat izin dari Panembahan Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Langkah ini menjadi upaya pelestarian kawasan cagar budaya nasional yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat usia bangunan.

Juru bicara KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, Kangjeng Prof. (HC) Dr. (HC) Candra Malik Pakoenegoro, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan setelah adanya permohonan dari Yayasan Kusumo Buwono dan Yayasan Warna Warni Indonesia. “nDalem Prabuwinatan berada di Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Oleh karena itu, upaya perbaikan atau pemugaran temboknya harus seizin Panembahan Agung,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Ia mengatakan, pihaknya telah menerima surat permohonan izin dari Ketua Yayasan Kusumo Buwono dan Yayasan Warna Warni Indonesia, Dra. Krisnina Akbar Tanjung, M.Si. “Gusti Tedjowulan telah menjawabnya dengan surat bernomor: 19/SKMK.08.2026/PAKKSH/IV/2026,” katanya.

Menurut Pakoenegoro, koordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah menjadi syarat penting agar pemugaran sesuai kaidah pelestarian. “Dalam pelaksanaannya, koordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah menjadi keharusan agar perbaikan tembok nDalem Prabuwinatan sesuai dengan kaidah pelestarian cagar budaya,” ucapnya.

Ia menambahkan, izin juga merujuk pada rekomendasi Kementerian Kebudayaan. “Gusti Tedjowulan juga telah menerima tembusan surat dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 76/L/KB.10.01/2026 tentang Rekomendasi Pelaksanaan Kajian Teknis dan Perbaikan atau Pemugaran Tembok Prabuwinatan. Ini yang dijadikan pedoman untuk memberikan izin,” jelasnya.

Sebelum perbaikan dimulai, kegiatan penggalangan dana dilakukan dalam perhelatan budaya Tribute to National Heritage Keraton Surakarta di Jakarta. Awal pekan ini, proses pemugaran ditandai dengan wilujengan di pelataran nDalem Prabuwinatan. “Awal pekan ini, upaya perbaikan tembok tersebut dimulai dengan wilujengan di pelataran nDalem Prabuwinatan,” pungkas Pakoenegoro.

Untuk mendampingi pemugaran, Gusti Tedjowulan menugaskan empat Sentanadalem. Sementara pelaksana teknis ditunjuk Bintoro Notoraharjo yang dinilai berpengalaman dalam pemugaran bangunan heritage. “Pihak yayasan menugaskan Pak Bintoro Notoraharjo sebagai pelaksana pemugaran. Beliau sudah berpengalaman dalam pemugaran nDalem Purwohamijayan, nDalem SuryoHamijayan, dan nDalem Kalitan,” ujarnya. (Ril/Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....