Fiber Optik "Makan Korban" DPRD Sragen: Tamparan Keras Bagi Pemda

  • 21 Apr 2026 20:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Insiden sepasang suami istri (Pasutri) pedagang makanan asal Dukuh Paingan, Desa Plumbon, kecamatan Sambungmacan yang menjadi korban kabel internet yang menjuntai di jalanan menuai sorotan DPRD Sragen.

Peristiwa nahas itu menimpa Lasmono, (62) dan istrinya, Painem, (60) Selasa 21 April 2026. Kejadian sekitar pukul 03.30 WIB, keduanya tengah memacu sepeda motor Honda Vario menuju Pasar Bunder untuk mengais rezeki. Keduanya tersungkur saat berangkat ke pasar untuk mengantar dagangan.

Peristiwa ini memicu reaksi keras dari kalangan legislatif. Ketua Pansus Raperda tentang Penataan, Pengendalian, dan Pengawasan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi DPRD Sragen, Faturrohman, menyebut kejadian ini sebagai "tamparan keras" bagi pemerintah daerah.

"Lokasinya sangat dekat dengan Rumah Dinas Bupati. Ini bukti nyata bahwa pengawasan infrastruktur kabel kita sangat lemah. Jangan sampai jatuh korban lebih banyak lagi baru bertindak," ucap Faturrohman, Selasa.

Ia mendesak pihak Internet Service Provider (ISP) pemilik kabel tersebut untuk segera bertanggung jawab, baik secara moril maupun materiil menemui korban. Faturrohman juga menegaskan bahwa insiden ini memperkuat urgensi pembahasan Raperda Infrastruktur Pasif yang tengah digodok Pansus.

Menurutnya, penataan kabel bukan sekadar urusan estetika kota atau potensi pendapatan daerah yang hilang, melainkan menyangkut nyawa warga. Pihaknya mendesak Pemkab Sragen untuk melakukan intervensi keberadaan kabel internet yang disinyalir membahayakan masyarakat.

"Kabel yang semrawut bukan hanya merusak pemandangan, tapi sudah terbukti membahayakan keselamatan jiwa warga Sragen," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....