TKA SMP Solo: Memacu Kompetisi dan Refleksi Guru
- 17 Apr 2026 12:59 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Penyelenggaraan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP tahun ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya strategis untuk memetakan kemampuan kognitif siswa secara riil.
Setelah beberapa tahun tanpa kompetisi formal, TKA hadir sebagai instrumen untuk menggugah kembali semangat belajar para siswa di Kota Bengawan. TKA tingkat SMP sendiri di Kota Solo berlangsung mulai 13 - 16 April 2026.
Kasi SMP Dinas Pendidikan Surakarta, Anik Indriyani, menegaskan pentingnya kompetisi dalam dunia pendidikan guna menyiapkan mental siswa menghadapi tantangan global.
Menurutnya, TKA memberikan gambaran objektif mengenai penguasaan literasi dan numerasi yang menjadi fondasi dasar pendidikan. Selain itu, hasil ujian ini akan menjadi cermin bagi para tenaga pendidik dalam mengevaluasi efektivitas metode pengajaran yang selama ini diterapkan.
"Anak-anak dilatih melalui TKA ini untuk berkompetisi dan meningkatkan kompetensinya. Bagi bapak ibu guru, ini adalah sarana refleksi sejauh mana keberhasilan mereka mengajar, terutama dalam bidang literasi dan numerasi," kata Anik Indriyani kepada rri.co.id, Jumat, 17 April 2026.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Surakarta, Sri Wuryanti, mengamati adanya perubahan atmosfer belajar di sekolah-sekolah menjelang TKA.
Para siswa yang sebelumnya cenderung santai mulai menunjukkan keseriusan dengan mengikuti berbagai simulasi dan latihan soal. Perubahan pola pikir ini dinilai lebih penting daripada sekadar angka-angka di atas kertas.
"TKA ini sangat penting untuk menggugah diri siswa agar belajar lebih baik lagi. Selama beberapa tahun terakhir anak-anak mungkin sedikit terlena karena minimnya kompetisi tes, sehingga TKA menjadi momentum untuk kembali berprestasi," ujar Sri Wuryanti.
Pihak sekolah dan dinas sepakat bahwa keberadaan TKA harus dipertahankan secara berkelanjutan meski statusnya tidak wajib bagi kelulusan.
Dengan adanya data pemetaan yang akurat, intervensi pendidikan di masa depan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Harapannya, kualitas pendidikan di Kota Surakarta dapat terus meningkat secara merata di seluruh satuan pendidikan. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....