Pemkot Solo Dorong Perempuan Pelaku Usaha Perkuat Manajemen Keuangan
- 17 Apr 2026 11:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta mendorong peningkatan literasi keuangan bagi perempuan pelaku usaha sebagai upaya memperkuat daya saing UMKM. Hal ini disampaikan dalam kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang digelar di Pendhapi Balaikota Solo.
Kegiatan yang berlangsung Jumat, 17 April 2026 ini diikuti 500 peserta dari pelaku UMKM, kelompok wanita tani, hingga jaringan perempuan usaha kecil. Mereka mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan keuangan hingga pemanfaatan layanan keuangan digital.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menekankan pentingnya manajemen keuangan yang efisien dalam pengembangan usaha. Menurutnya, pelaku usaha tidak hanya fokus pada produksi dan penjualan, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan secara baik.
“Manajemen keuangan yang efisien ini menjadi sangat krusial dalam pengembangan usaha. Dengan pengelolaan yang baik, pelaku usaha bisa mengambil keputusan yang lebih tepat dalam mengembangkan usahanya, termasuk menentukan strategi ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu langkah penting yang harus dilakukan pelaku usaha adalah memisahkan keuangan pribadi dan bisnis. Selain itu, pencatatan arus kas secara rutin juga menjadi kunci dalam menjaga stabilitas usaha.
Astrid juga mendorong pelaku usaha untuk mulai memanfaatkan digitalisasi dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran. Hal ini dinilai mampu memperluas akses pasar sekaligus mempermudah pencatatan transaksi secara real time.
“Digitalisasi UMKM sangat penting, selain memperluas akses pasar juga membuat operasional lebih efisien. Kita dorong pelaku usaha untuk mulai menggunakan transaksi non-tunai dan aplikasi pencatatan keuangan agar lebih tertib dan disiplin,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pelaku usaha untuk lebih waspada dalam memilih layanan keuangan. Pelaku UMKM diminta memastikan layanan yang digunakan telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap pelaku usaha perempuan semakin mandiri, mampu mengelola keuangan secara profesional, serta memperkuat usahanya di tengah perkembangan ekonomi. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....