Bupati Klaten Tinjau Lokasi Bencana Banjir
- 16 Apr 2026 09:36 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Rabu 15 April 2026 meninjau lokasi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah . Bupati juga mengunjungi rumah roboh di Kampung Wonorejo Desa Kingkan Kecamatan Wonosari Klaten.
Turut mendampingi kunjungan Bupati Klaten ke sejumlah tempat lokasi bencana antara lain BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Pada kunjungan tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan sembako.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat terkait dengan terjadinya bencana banjir. Ia menyebut dari peristiwa hujan deras yang terjadi di Klaten telah mengakibatkan dua rumah roboh.
"Kami ngecek beberapa lokasi dampak hujan yang cukup deras semalam. Ternyata di Kabupaten Klaten ada yang kena banjir ada rumah yang roboh. Kami ngecek di Kingkang ada satu bangunan yang roboh total dan di Ketitang ada satu bangunan yang dapurnya roboh," katanya.
Dikatakan pihaknya telah melakukan assessment dan beberapa hari ke depan dapat ditangani bersama secara kolaborasi dengan berbagai pihak. Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada karena berdasarkan keterangan BMKG cuaca masih ektrim.
Dari pantauan RRI.CO.ID di lokasi rumah roboh, seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu dan bambu tersebut ambruk total. Beruntung tiga orang penghuni rumah sudah menghindar terlebih dahulu karena sudah mendengar tanda-tanda akan roboh.
Pemilik rumah Suranto mengatakan rumah yang ditempati tiga orang dan kondisi rumah sudah posisi miring. Saat peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB
'Saya mendengar suara mak jethot kemudian keluar rumah setelah sampai diluar beberapa saat kemudian rumah ambruk," katanya.
Berdasarkan data BPBD bencana alam banjir di Kabupaten Klaten terjadi Kecamatan Wonosari, Juwiring, Cawas dan Kecamatan Karangdowo.
"Dari kasus banjir Klaten tersebut sempat terjadi pengungsian di Dukuh Pare RT 01 RW 05 Desa Kingkang Kecamatan Wonosari sejumlah 8 KK ( 35 jiwa)," kata Kepala Pelaksana BPBD Klaten Syahruna. (Adam Sutanto/WW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....