Resmikan Asrama NPCI Jateng Baru, Gubernur Jateng: Prestasinya Juga Harus Baru
- 15 Apr 2026 12:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan Gedung Asrama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Tengah yang berlokasi di Delingan, Kabupaten Karanganyar, Rabu 15 April 2026. Fasilitas megah berlantai tiga dengan kapasitas 200 atlet ini menjadi sejarah baru karena merupakan satu-satunya asrama terpadu tingkat provinsi milik NPCI yang ada di Indonesia.
Pembangunan asrama ini tergolong istimewa karena menggunakan dana swadaya dari para atlet, pelatih, dan pengurus NPCI Jawa Tengah yang mencapai lebih dari 22 miliar rupiah. Gubernur Ahmad Luthfi mengaku bangga sekaligus terharu atas kekompakan keluarga besar NPCI Jateng yang mampu mewujudkan kemandirian sarana prasarana demi menunjang prestasi olahraga disabilitas.
“Provinsi Jawa Tengah punya gedung NPCI yang tidak dimiliki oleh provinsi lain di Indonesia. Saya bangga punya anak-anak seperti rekan-rekan sekalian, saya adalah bapaknya disabilitas Provinsi Jawa Tengah dan ini merupakan tanggung jawab moral negara untuk hadir mengelola kalian,” ujar Ahmad Luthfi.
Selain meresmikan gedung, Gubernur juga menyerahkan tali asih senilai total 10,01 miliar rupiah bagi atlet dan pelatih asal Jawa Tengah yang berprestasi di ajang ASEAN Para Games ke-13 di Thailand. Kontribusi atlet Jawa Tengah sangat signifikan, yakni menyumbangkan 44 emas atau sekitar 32,5 persen dari total perolehan medali emas kontingen Indonesia.
“Kalian telah membawa harga diri dan kehormatan bangsa yang patut kita hargai dengan sangat tinggi. Hari ini empat miliar rupiah langsung kita bagikan sebagai tahap pertama, sementara lima miliar rupiah lebih di anggaran perubahan sudah saya instruksikan untuk dikawal segera,” ujar Gubernur.
Gubernur berharap keberadaan asrama baru ini menjadi "cambuk" bagi para atlet untuk merebut kembali juara umum pada ajang internasional mendatang.
"Keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi warga negara untuk memberikan kontribusi besar bagi kehormatan bangsa dan negara di kancah olahraga," ucapnya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, merinci bahwa asrama yang berdiri di lahan seluas 1.749 meter persegi ini bertujuan untuk mempermudah aksesibilitas dan kenyamanan atlet. Selama ini, para atlet NPCI Jawa Tengah harus berpindah-pindah dengan sistem sewa asrama yang dinilai kurang efektif bagi mobilitas penyandang disabilitas.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan prestasi karena selama ini kita masih sewa, sekarang sudah punya gedung sendiri tiga lantai berkapasitas 200 atlet. Ini adalah hasil swadaya luar biasa dari para atlet dan pengurus yang patut kita apresiasi bersama,” kata Masrofi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....