Dramatis, Evakuasi Pria Disabilitas Mental Tercebur Sumur 20 M di Sragen

  • 10 Apr 2026 23:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Seorang pria berinisial JS (37) warga Dukuh Kedung Cabe, Desa Kedung Waduk, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen tercebur sumur sedalam 20 meter, Jumat 10 April 2026. JS berhasil dievakuasi melalui proses yang cukup dramatis.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ini sempat memicu ketegangan lantaran korban diketahui merupakan penyandang disabilitas mental. Proses penyelamatan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur SAR dan relawan di Kabupaten Sragen.

Sekretaris PSC 119 Kabupaten Sragen, dr. Nengah Adnyana Oka Manuaba, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan laka sumur tersebut melalui Call Center PSC 119 Sukowati pada pukul 13.06 WIB.

"Setelah menerima informasi dari Pusdalops BPBD, kami segera berkoordinasi dengan jejaring PSC 119 Puskesmas Karangmalang, Damkar, PMI, serta Tim SAR Gabungan untuk melakukan asessemen dan evakuasi menggunakan teknik vertical rescue," ucap dr. Oka.

Proses evakuasi tidaklah mudah. Selain kedalaman sumur yang mencapai 20 meter dengan diameter sempit (sekitar 90 cm), petugas harus bekerja ekstra sabar dalam membujuk korban.

Berdasarkan laporan di lapangan, rescuer mulai turun ke dasar sumur pada pukul 14.01 WIB. Petugas harus melakukan upaya "bujuk rayu" agar korban bersedia mengenakan perlengkapan pengaman (harness) demi keselamatan selama proses penarikan ke atas.

Berkat kesigapan tim, pada pukul 14.14 WIB, korban berhasil ditarik ke permukaan dalam kondisi selamat dan sadar.

Meski terjatuh ke sumur yang cukup dalam, JS dinyatakan stabil. Berdasarkan pemeriksaan tim medis di lokasi, korban mengalami luka lecet pada siku tangan kiri. Kemudian luka lecet pada lutut kaki kanan dan kiri dan luka lecet pada telapak kaki kanan.

"Korban langsung diberikan pertolongan pertama oleh Tim Alfa 02 di rumahnya. Namun, atas permintaan pihak keluarga, korban kemudian dirujuk ke RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terkait kondisi mentalnya," kata dr. Oka.

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi berbagai unsur, di antaranya, PSC 119 Sukowati & Puskesmas Karangmalang, BPBD, Damkar, dan PMI Kabupaten Sragen TNI/POLRI serta Perangkat Desa setempat. Berbagai organisasi relawan seperti SAR Himalawu, SAR MTA, SAR Poldes, SAR PSHT, RAPI, SSR, IOF, Ubaloka, dan masyarakat sekitar.

Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup dengan apel bersama pada pukul 14.30 WIB setelah seluruh tim memastikan situasi kembali kondusif. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....