Kota Surakarta Terpilih Jadi Salah Satu Lokasi Pemilihan Kepengurusan NPC ASEAN

  • 09 Apr 2026 23:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Memiliki rekam jejak baik dalam penyelenggaraan event Internasional, Kota Solo terpilih sebagai salah satu kandidat daerah yang menjadi lokasi pemilihan kepengurusan untuk National Paralympic Committee (NPC) Asia Tenggara (ASEAN).

Kabar ini disampaikan langsung oleh Sekjen ASEAN Para Sport Federation (APSF), Wandee Tosuwan dalam kunjungannya ke Balai Kota dan bertemu dengan Wali Kota Respati Ardi pada Rabu, 8 April 2026.

Ditemui setelah pertemuan, Wali Kota Solo, Respati Ardi mengaku sangat senang dengan terpilihnya Kota Bengawan sebagai salah satu lokasi pemilihan kepengurusan untuk National Paralympic Committee (NPC) Asia Tenggara (ASEAN).

"Kita sedang meyakinkan beliau (Wandee Tosuwan) bagaimana caranya nanti kita akan menjadi tuan rumah untuk pemilihan ketua ASEAN Para Sport Federation (APSF) ini di Solo," kata Respati Ardi.

Lebih lanjut, Respati Ardi juga mengatakan bahwa terpilihnya Kota Solo sebagai salah satu lokasi pemilihan kepengurusan untuk National Paralympic Committee (NPC) Asia Tenggara (ASEAN), mampu menambah memori baik Kota Bengawan yang selalu terpercaya menyelenggarakan event Internasional.

"Ini jadi memori baik waktu penyelenggaraan ASEAN Para Games di tahun 2022 dan sekarang pun pemilihan kepengurusannya akan kembali diadakan di Solo. Kami berdoa juga dan berharap semoga Indonesia menjadi yang terpilih sebagai Ketua ASEAN Para Sport Federation (APSF)," katanya menambahkan.

Dalam pertemuan ini sendiri, Wandee Tosuwan datang bersama Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) dan Pengurus Pusat National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), Rima Ferdianto.

Wasekjen dan Pengurus Pusat National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), Rima Ferdianto, menjelaskan bahwa Kota Solo mendapatkan voting terbanyak peserta, dalam pemilihan lokasi pemilihan kepengurusan untuk National Paralympic Committee (NPC) Asia Tenggara (ASEAN).

"Mas Wali meyakinkan kepada Sekjen APSF bahwa Solo benar-benar sudah siap untuk menjadi lokasi APSF selection. Jadi kita melalui hosting pemilihan tuan rumah ini, beberapa kali meeting pakai voting segala antara Malaysia, Thailand dan Indonesia akhirnya mayoritas dari peserta di ASEAN memilih Solo sebagai tuan rumah," ucap Rima Ferdianto.

Menjadi pilihan terbanyak voting dikatakan Rima juga karena Solo sudah sering menjadi lokasi event Internasional disabilitas. Sehingga seluruh peserta percaya dengan Kota Solo bisa menjadi tempat terbaik penyelenggaraan acara.

Diketahui pemilihan kepengurusan untuk National Paralympic Committee (NPC) Asia Tenggara (ASEAN), rencananya akan diadakan pada Juni 2026 dan dihadiri 11 Negara peserta. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....