Siswa SDN Serengan 2 Solo Perkuat Literasi di Perpus Kampung Serengan
- 09 Apr 2026 11:06 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Puluhan siswa kelas 3 SDN Serengan 2 Surakarta melakukan kunjungan belajar ke Perpustakaan Kampung Serengan, Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembiasaan literasi pagi yang dilakukan secara bergilir setiap pekannya untuk meningkatkan antusiasme siswa dalam membaca. Melalui kunjungan rutin ini, pihak sekolah berharap rendahnya minat literasi di kalangan generasi muda dapat teratasi dengan penyediaan koleksi buku yang lebih bervariasi.
Guru SDN Serengan 2 Surakarta, Diana Kusuma Wardani, mengungkapkan fasilitas dan koleksi buku di perpustakaan kampung tersebut sangat menunjang kebutuhan siswa. Koleksi yang tersedia dinilai sangat lengkap, mulai dari buku cerita bergambar untuk anak-anak hingga bacaan umum untuk dewasa.
Ragam visual yang disesuaikan dengan tingkatan usia anak membuat para siswa lebih bersemangat dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan baru di luar lingkungan sekolah.
"Harapan saya semoga anak-anak jadi tambah semangat untuk membaca dan pengetahuan mereka bertambah. Dengan adanya buku yang bervariasi, kami berharap anak-anak lebih antusias lagi dalam kegiatan membaca," ujar Diana saat ditemui rri.co.id di sela kegiatan.
Sementara itu, Pengelola Perpustakaan Kampung Serengan, Muji Mulyani, menjelaskan institusi yang dikelolanya telah menjalankan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat peminjaman buku, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi. Program ini juga menggandeng berbagai mitra, termasuk kelompok PKK hingga sekolah luar biasa, guna memastikan layanan literasi menjangkau seluruh lapisan warga.
Salah satu inovasi unggulannya yakni Rumah Belajar Sekar Pustaka yang rutin dilaksanakan setiap hari Sabtu. Dalam komunitas tersebut, sekitar 40 anak mendapatkan pelatihan keterampilan seperti memasak, membuat kerajinan tangan, hingga pengenalan UMKM melalui kegiatan outing class.
Inisiatif ini bertujuan untuk membentuk karakter anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan aplikatif di luar jam sekolah formal.
"Perpustakaan jangan cuma menjadi gudang buku, tetapi bagaimana bisa lebih dari itu untuk kegiatan masyarakat. Literasi itu tidak sebatas baca tulis, tapi juga kaitannya dengan pembentukan karakter," kata Muji.
Meskipun dikelola secara mandiri berdasarkan SK Wali Kota, Perpustakaan Kampung Serengan terus berupaya menjadi magnet bagi warga sekitar melalui berbagai kegiatan kreatif.
Keberadaan perpustakaan ini diharapkan mampu menjadi posko pembelajaran yang ramah anak bagi jenjang SD hingga SMA. Sinergi antara sekolah dan perpustakaan kampung menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Surakarta yang cerdas dan berbudaya literasi tinggi. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....