Komunitas Pecinta Kebaya Solo Gelar Pertemuan dan Aksi Sosial di Balekambang
- 09 Apr 2026 10:59 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta -Komunitas Pecinta Kebaya Solo menggelar pertemuan rutin bulanan dengan mengenakan kebaya di halaman Bale Pangenggar, Taman Balekambang, Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini diikuti lebih dari 50 ibu-ibu dari berbagai latar belakang dan disertai aksi sosial berbagi kepada sesama.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa. Selain itu, pertemuan rutin ini juga menjadi ruang silaturahmi antaranggota komunitas.
Ketua Komunitas Pecinta Kebaya Solo, Yuni Ediningsih, mengatakan komunitas ini dibentuk untuk menghidupkan kembali budaya berkebaya yang mulai jarang terlihat di masyarakat. Ia menegaskan, tujuan utama komunitas adalah menjaga kebaya agar tidak punah.
“Tujuannya untuk melestarikan budaya berkebaya yang sudah lama tidak terlihat, supaya tidak punah. Latar belakang ibu-ibu ini beraneka ragam, ada perias, pengusaha, ibu rumah tangga dan lain-lain, komplit,” ujarnya.
| Baca juga: Kebaya Warisan Budaya Makin Dicinta |
| Baca juga: Kebaya Ternyata Kian Diminati Generasi Muda |
Yuni menambahkan, keberagaman latar belakang anggota justru menjadi kekuatan dalam menjaga kekompakan komunitas. Hal ini juga menunjukkan bahwa kebaya dapat dikenakan oleh semua kalangan.
Tidak hanya berkegiatan budaya, komunitas ini juga mulai menginisiasi kegiatan sosial dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini dilakukan agar komunitas tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga memberi manfaat nyata.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus penguatan peran sosial perempuan. Menurutnya, komunitas seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat jati diri bangsa.
“Kami sangat mengapresiasi adanya komunitas perempuan yang melestarikan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa,” kata Astrid.
Astrid berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia juga mendorong kolaborasi antara komunitas dengan pemerintah daerah. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....