Dai Champions Standardisasi MUI Pusat, Dua Kunci Bahagia Dunia Akhirat
- 04 Apr 2026 23:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - – Dua kunci bahagia dunia akhirat dipaparkan oleh Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko ketika ceramah di Pengajian Halal bihalal TK Aisyiyah Bustanul Athfal Joyosuran Jl Cikarang 22 Gabudan Pasar Kliwon Surakarta, Sabtu 4 April 2026.
Dwi Jatmiko menyampaikan, merajut maaf menguatkan silaturahmi melahirkan pribadi beriman dan bertakwa dengan mudah memafkan, sedekah lapang maupun sempit serta membawa kedamaian bagi sesama, bahagia akhirat dan dunia.
“Kita baca setiap 17 kali dalam sehari, ihdinash shirathal mustaqim, tunjukilah kami jalan yang lurus dan setelah salat pasti baca doa sapu jagat seperti dalam quran surah albaqarah ayat 201,” katanya.
Menurut dia, agar doa yang setiap hari dilafalkan mantap dalam hati, maka harus ada iman. “Rasulullah saw bersabda,” Bacalah alQuran, maka sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya,” tutur, anggota MPKSDI PDM Kota Surakarta itu.
Jatmiko mencontohkan seperti halnya jasad para syuhada penghafal alQuran perang Uhud ketika dibongkar karena banjir masih dalam keadaan utuh dan tidak membusuk. Padahal sudah 1.400 tahun lamanya. Dari kisah tersebut harus bersemangat mengkaji alquran minimal dengan terjemahan.

“Maka kunci sukses dunia akhirat adalah dengan beriman kepada Allah dengan sebenar iman dan bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Guru PAI SD Muhammadiyah 1 Solo.
Melalui wasilah silaturrahim ini yang utama adalah jangan sampai meninggalkan generasi penerus yang lemah akidah, ibadah, ilmu, dan ekonominya. Ia mengutip surah anNisa’ ayat 9 yang menyebutkan perintah Allah agar kita menyiapkan generasi yang kuat.
“Allah memperingatkan hamba-Nya agar jangan sampai meninggalkan keturunan yang lemah,” ajaknya, sambil tersenyum.
Sebaik-baik wali murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal Joyosuran adalah orang-orang yang belajar dan mengajarkan Alquran.
“Dan seutama-utama kamu sekalian adalah orang-orang yang belajar dan mengajarkan Alquran,” serunya.
Sesuai hadis nabi yang berbunyi, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (Hadits Riwayat ath-Thabrani).
“Orang yang bertakwa itu dermawan, tidak pelit, berinfak dan berbagi baik waktu lapang maupun sempit. Orang yang bertakwa itu orang yang bisa menahan amarahnya, tidak pendendam dan tidak gampang bertengkar,” pungkasnya.
Hadir dalam acara ini Siti Uminarni, Robingah, Wiwin Wulandari, Rusmiyati Yumna, Guru kembar Ristiani dan Ristiati, Dwi Erni Kurniawati dan Rina. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....